
Pantau - Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menilai pidato Presiden Prabowo Subianto di World Economic Forum Davos 2026 telah mengukuhkan capaian penting Indonesia di panggung global.
Pidato Presiden Prabowo disampaikan dalam forum internasional yang dihadiri para pemimpin dunia, pelaku industri, dan pengambil kebijakan global.
Andy Budiman menilai Presiden Prabowo tidak hanya menyampaikan visi besar Indonesia, tetapi juga menegaskan arah kebijakan nasional yang menjunjung asas keadilan sosial dan kemandirian ekonomi.
Penegasan Kebijakan Kesejahteraan dan Pembangunan Manusia
Paparan Presiden Prabowo mengenai Program Makan Bergizi Gratis dinilai menunjukkan peran negara dalam memastikan pemenuhan gizi anak-anak dan generasi muda.
Penekanan kehadiran negara dalam pemenuhan gizi dinilai memperlihatkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak dilepaskan dari kualitas manusia yang menopangnya.
Andy Budiman menilai paparan tersebut menunjukkan Indonesia meletakkan kesejahteraan rakyat sebagai fondasi utama pembangunan di hadapan komunitas global.
Danantara dan Kedaulatan Ekonomi Nasional
Andy Budiman juga mengapresiasi pemaparan Presiden Prabowo mengenai pembentukan Danantara sebagai instrumen strategis pengelolaan kekayaan nasional.
Presiden Prabowo menegaskan pentingnya tata kelola kekayaan negara yang profesional, transparan, dan berorientasi jangka panjang.
"Danantara bukan sekadar lembaga pengelola investasi, melainkan instrumen negara untuk memastikan bahwa kekayaan Indonesia benar-benar diperuntukkan bagi kepentingan rakyat, pembangunan berkelanjutan, dan stabilitas ekonomi," ungkap Andy Budiman.
Andy Budiman menilai pesan tersebut penting disampaikan di forum WEF untuk membangun kepercayaan investor sekaligus menegaskan kedaulatan ekonomi Indonesia.
Secara keseluruhan, pidato Presiden Prabowo di WEF Davos 2026 dinilai mencerminkan kematangan visi, kejelasan arah kebijakan nasional, serta kepercayaan diri Indonesia sebagai bangsa besar yang menawarkan pembangunan inklusif dan berkeadilan bagi dunia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







