
Pantau - Iran tengah menyelidiki dugaan keterlibatan badan intelijen asing dalam gelombang kerusuhan dan aksi protes yang meluas di sejumlah wilayah negara tersebut.
Penyelidikan itu tidak hanya menyoroti Dinas Intelijen Rahasia Israel Mossad, tetapi juga mencakup badan intelijen asing lainnya yang diduga terlibat.
Seorang pejabat senior Iran menyatakan puluhan orang yang memiliki kontak langsung dengan Mossad telah ditangkap oleh aparat keamanan.
Pejabat tersebut menegaskan Iran sedang menyelidiki sejauh mana badan intelijen asing berada di balik operasi teroris intelijen yang didukung Mossad dan pihak asing di dalam negeri.
Pernyataan itu disampaikan kepada wartawan pada Jumat dengan syarat anonim.
Situasi Keamanan Mulai Terkendali
Pada Senin, Kepala Keamanan Iran Ahmad Reza Radan menyatakan situasi keamanan di sejumlah kota telah kembali terkendali.
Ahmad Reza Radan menegaskan aparat penegak hukum akan terus bertindak untuk menangkap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kriminal selama protes berlangsung.
Otoritas Iran menyatakan langkah-langkah keamanan tetap diperketat untuk mencegah kembali terjadinya gangguan stabilitas.
Latar Belakang Protes di Iran
Aksi protes di Iran meletus pada akhir Desember 2025 akibat meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap inflasi.
Inflasi tersebut dipicu melemahnya nilai mata uang lokal rial Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Di sejumlah kota, aksi protes berkembang menjadi bentrokan antara demonstran dan aparat kepolisian.
Para demonstran dilaporkan meneriakkan slogan-slogan yang mengkritik pemerintah.
Terdapat laporan korban jiwa baik dari kalangan pasukan keamanan maupun demonstran selama bentrokan berlangsung.
Otoritas Iran menyatakan kondisi keamanan nasional kini telah berhasil dikendalikan.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf







