Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Afghanistan Desak Penguatan Proses Doha dalam Pertemuan dengan PBB

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Afghanistan Desak Penguatan Proses Doha dalam Pertemuan dengan PBB
Foto: (Sumber: Arsip - Anak-anak bekerja di pabrik tempat pembakaran batu bata di pinggiran distrik Deh Sabz, Kabul, Afghanistan (28/9/2024). (Xinhua/Saifurahman Safi).)

Pantau - Menteri Luar Negeri Afghanistan, Amir Khan Muttaqi, bertemu dengan Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Politik dan Pembangunan Perdamaian, Rosemary DiCarlo, di Kabul pada Sabtu, 24 Januari 2026, untuk membahas penguatan Proses Doha dan kerja sama lebih lanjut antara Afghanistan dan PBB.

Bahas Stabilitas Politik dan Komitmen Internasional

Dalam pertemuan tersebut, Muttaqi memaparkan situasi politik dan keamanan terkini di Afghanistan, termasuk upaya pemerintah dalam menstabilkan ekonomi dan mengelola arus kepulangan migran.

Ia menyampaikan bahwa langkah-langkah yang telah diambil pemerintahnya menunjukkan perkembangan positif.

Pertemuan ini juga menjadi ajang konsultasi mengenai pelaksanaan Proses Doha, serta memperkuat koordinasi bilateral antara Afghanistan dan badan-badan PBB.

Kedua pihak menyatakan harapan untuk meningkatkan intensitas komunikasi dan memperdalam kerja sama ke depan.

Proses Doha dan Harapan Reintegrasi Global

Proses Doha merupakan kerangka keterlibatan bertahap yang dipimpin PBB untuk mendorong Afghanistan menerapkan tata kelola yang inklusif dan menghormati hak-hak perempuan, anak perempuan, serta hak asasi manusia secara umum.

Selain itu, proses ini juga menekankan pentingnya pemberantasan terorisme dan penanggulangan narkotika sebagai bagian dari komitmen Afghanistan kepada komunitas internasional.

Sebagai imbal balik, komunitas internasional dirancang untuk secara bertahap melonggarkan sanksi dan membantu Afghanistan kembali menjadi bagian dari komunitas global.

Penulis :
Gerry Eka