Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Trump Ancam Naikkan Tarif bagi Negara yang Menjual Minyak ke Kuba

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Ancam Naikkan Tarif bagi Negara yang Menjual Minyak ke Kuba
Foto: (Sumber: Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara pada Pertemhuan Tahunan World Economic Forum 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. (ANTARA/Xinhua/Lian Yi))

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang mengancam pengenaan tarif tambahan bagi negara-negara yang menjual atau menyediakan minyak ke Kuba.

Perintah eksekutif tersebut ditandatangani pada Kamis, 29 Januari 2026, dan mulai berlaku pada 30 Januari 2026 pukul 00.01 Eastern Time atau 12.01 WIB.

Ancaman tarif ditujukan kepada negara yang secara langsung maupun tidak langsung menjual atau menyediakan minyak ke Kuba.

"Dari tanggal berlakunya perintah ini, tarif bea masuk ad valorem tambahan dapat dikenakan pada barang-barang yang diimpor ke AS yang merupakan produk dari negara lain yang secara langsung atau tidak langsung menjual atau menyediakan minyak apa pun ke Kuba," demikian isi perintah eksekutif tersebut.

Dalam perintah itu, minyak didefinisikan sebagai minyak mentah atau produk minyak bumi.

Wewenang Penetapan dan Alasan Keamanan Nasional

Perintah eksekutif memberikan kewenangan kepada Menteri Perdagangan Amerika Serikat untuk menentukan apakah suatu negara asing menjual atau menyediakan minyak ke Kuba.

Menteri Perdagangan juga diberi kewenangan mengeluarkan peraturan yang diperlukan untuk menegakkan perintah tersebut.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat ditugaskan untuk memutuskan apakah bea masuk tambahan akan dikenakan berdasarkan temuan Menteri Perdagangan.

Presiden Donald Trump akan mempertimbangkan rekomendasi tersebut sebelum memutuskan besaran dan cakupan tarif tambahan.

Perintah tersebut juga memberi kewenangan kepada Menteri Luar Negeri dan Menteri Perdagangan untuk menangguhkan atau mengubah peraturan yang berlaku, menerbitkan pemberitahuan dalam Daftar Federal, serta mengadopsi peraturan baru.

Trump menyatakan bahwa kebijakan, praktik, dan tindakan Kuba merupakan ancaman yang tidak biasa dan luar biasa terhadap keamanan nasional serta kebijakan luar negeri Amerika Serikat.

Ancaman Tarif Terhadap Kanada

Pada hari yang sama, Trump juga mengambil langkah terpisah terkait hubungan dagang dengan Kanada.

Trump mengancam akan mengenakan tarif sebesar 50 persen terhadap seluruh pesawat buatan Kanada yang dijual ke Amerika Serikat.

Ancaman tersebut akan diberlakukan jika Kanada tidak segera menyertifikasi jet bisnis buatan Amerika Serikat produksi Gulfstream.

Trump menuduh Kanada secara keliru menolak menyertifikasi sejumlah model pesawat Gulfstream, termasuk Gulfstream 500, Gulfstream 600, Gulfstream 700, dan Gulfstream 800.

"Dengan ini, kami mencabut sertifikasi Bombardier Global Expresses mereka (Kanada), serta semua pesawat buatan Kanada, sampai mereka sepenuhnya menyertifikasi Gulfstream, perusahaan hebat dari Amerika," ungkap Trump melalui unggahan di media sosial.

Penulis :
Aditya Yohan