Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Khamenei Peringatkan AS: Jika Perang Dimulai, Konflik Akan Meluas ke Kawasan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Khamenei Peringatkan AS: Jika Perang Dimulai, Konflik Akan Meluas ke Kawasan
Foto: (Sumber: Arsip foto - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. ANTARA/Anadolu/py/pri.)

Pantau - Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan Amerika Serikat bahwa setiap aksi militer terhadap Iran berpotensi memicu konflik berskala regional di kawasan Timur Tengah.

Peringatan tersebut disampaikan Khamenei menyusul laporan mengenai rencana Amerika Serikat yang disebut tengah menyiapkan skenario serangan militer terhadap Iran.

“AS harus tahu kalau mereka memulai perang, kali ini yang akan terjadi adalah sebuah perang regional,” kata Khamenei, seperti dikutip kantor berita Tasnim, Minggu.

Rencana Serangan AS dan Ancaman Eskalasi

Pernyataan Khamenei muncul di tengah laporan media Amerika Serikat, Wall Street Journal, yang mengungkap bahwa Pentagon dan Gedung Putih telah menyusun sejumlah opsi militer terhadap Iran.

Salah satu opsi utama disebut mencakup serangan besar-besaran terhadap institusi pemerintahan Iran serta fasilitas milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Rencana tersebut dirancang dalam skema pengeboman berskala besar yang menargetkan infrastruktur strategis Iran.

Selain itu, terdapat pula opsi serangan terbatas yang menyasar target simbolis milik pemerintah Iran.

Namun, opsi ini dinilai berisiko tinggi karena berpotensi memicu eskalasi lebih luas jika Iran menolak berkompromi atau memberikan respons militer balasan.

Iran Tegaskan Siap Merespons

Ancaman terhadap IRGC disebut menjadi salah satu fokus utama dalam rencana intervensi militer Amerika Serikat.

Menanggapi hal tersebut, Khamenei menegaskan bahwa Iran tidak akan tinggal diam jika diserang dan siap memberikan respons tegas.

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa konflik antara AS dan Iran berpotensi meluas dan menyeret kawasan Timur Tengah ke dalam ketegangan yang lebih besar.

Media internasional, termasuk Sputnik, melaporkan bahwa pernyataan Khamenei mencerminkan sikap keras Iran dalam menghadapi tekanan militer dari Washington.

Situasi ini menambah daftar panjang ketegangan geopolitik antara kedua negara yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

Penulis :
Gerry Eka