Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Presiden Prabowo Terima Jersey Chelsea Bertanda Tangan Reece James dari Todd Boehly di Washington DC

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Presiden Prabowo Terima Jersey Chelsea Bertanda Tangan Reece James dari Todd Boehly di Washington DC
Foto: (Sumber: Presiden Prabowo Subianto (tengah) dan CEO Eldridge Industries yang juga pemilik klub Liga Inggris Chelsea dan klub basket LA Lakers Todd L. Boehly (kanan) berfoto bersama dengan jersey klub sepak bola Inggris Chelsea berwarna biru bertanda tangan kapten tim Reece James, didampingi Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara Rosan Roeslani di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (20/2/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menerima jersey klub sepak bola Inggris Chelsea berwarna biru bernomor punggung 24 bertuliskan nama James dan bertanda tangan kapten tim Reece James dari Todd L. Boehly di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat 20 Februari 2026.

Todd L. Boehly merupakan CEO Eldridge Industries sekaligus pemilik klub Liga Inggris Chelsea dan klub basket Los Angeles Lakers.

Presiden Prabowo dan Boehly berfoto bersama dengan jersey tersebut didampingi Menteri Investasi dan Hilirisasi yang juga CEO BPI Danantara Rosan Roeslani.

Pemberian jersey dilakukan di sela pertemuan Presiden dengan 12 pengusaha investasi global di Washington DC.

"Salah satunya adalah ada owner majority dari Chelsea, Lakers, juga ada Dodgers. Dan dia berjanji mau bawa klub Chelsea dan Lakers ke Indonesia untuk ya kerja sama dan melakukan pertandingan,", ujar Rosan Roeslani.

Selain Boehly, pengusaha yang bertemu Presiden antara lain Armen Panossian selaku CEO Oaktree dan pemilik Inter Milan.

Turut hadir Matt Harris dari BlackRock Founding Partners dan Global Infrastructure Partners serta Martin Escobari dari General Atlantic.

Al Rabil selaku CEO Kayne Anderson, Neil R. Brown dari KKR, dan Michael Weinberg dari Levine Leichtman Capital Partners juga mengikuti agenda tersebut.

Justin Metz dari Related Fund Management, Luke Taylor dari Stonepeak, Nabil Mallick dari Thrive Capital, Jeffrey Perlman dari Warburg Pincus, serta Seth Bernstein dari Bernstein Equity Partners turut hadir dalam pertemuan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan Presiden membuka peluang investasi seluas-luasnya di Indonesia.

"Presiden Prabowo membuka seluas-luasnya peluang investasi untuk membangun sebanyak-banyaknya rantai ekonomi dan lapangan pekerjaan yang menguntungkan kepentingan dalam negeri di Indonesia,", ungkap Teddy.

Pertemuan tersebut menegaskan komitmen pemerintah menciptakan iklim investasi yang kondusif dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan baru dunia.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf