Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

Pakistan Lancarkan Serangan Udara ke Afghanistan, Klaim Targetkan Basis TTP dan ISKP

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pakistan Lancarkan Serangan Udara ke Afghanistan, Klaim Targetkan Basis TTP dan ISKP
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Pesawat jet tempur. ANTARA/Anadolu.)

Pantau - Pasukan Pakistan dilaporkan melancarkan serangan udara di sejumlah wilayah Afghanistan bagian timur dan tenggara pada Minggu sebagai respons atas insiden bom bunuh diri di Pakistan, menurut media lokal Afghanistan dan Kementerian Informasi Pakistan.

Media Afghanistan TOLOnews melaporkan bahwa setelah serangan di distrik Khogyani, Provinsi Nangarhar, pasukan Pakistan juga menyerang distrik Ghani Khel dan Behsud di provinsi yang sama.

Disebutkan bahwa di distrik Behsud, rumah seorang warga sipil bernama Shahabuddin menjadi sasaran serangan.

Serangan udara juga dilaporkan terjadi di distrik Barmal dan Urgun, Provinsi Paktika.

Mengutip sumber keamanan, tidak ada korban jiwa dalam serangan di distrik Barmal dan Urgun.

TOLOnews melaporkan “Militer Pakistan telah mengonfirmasi melakukan serangan di wilayah Afghanistan, mengklaim menargetkan tujuh markas milik Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) dan Islamic State Khorasan Province (ISKP),”.

Warga Terjebak Reruntuhan dan Operasi Penyelamatan

Juru bicara Kepolisian Nangarhar, Sayed Tayyeb Hammad, menyebutkan 23 orang terjebak di bawah reruntuhan setelah rumah warga sipil di distrik Behsud terkena serangan.

Empat orang berhasil diselamatkan dan operasi pencarian serta penyelamatan masih berlangsung.

Menurut laporan Pashto, kegiatan khotbah keagamaan turut terdampak dalam serangan di distrik Barmal, Paktika.

Juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, menyatakan bahwa kalangan militer Pakistan kembali melanggar wilayah Afghanistan.

“Tadi malam mereka membombardir warga sipil kami di Provinsi Nangarhar dan Paktika, menyebabkan puluhan orang, termasuk perempuan dan anak-anak, gugur dan terluka,” ujarnya.

“Para jenderal Pakistan menutupi kelemahan keamanan di negaranya sendiri melalui tindakan seperti ini,” tambahnya.

Pakistan Tegaskan Serangan sebagai Respons Balasan

Kementerian Informasi dan Penyiaran Pakistan menyatakan “Pakistan, sebagai respons balasan, telah melakukan penargetan selektif berbasis intelijen terhadap tujuh kamp dan persembunyian teroris milik Taliban Pakistan dari Fitna al Khwarij beserta afiliasinya dan ISKP di wilayah perbatasan.

Serangan tersebut disebut sebagai respons atas insiden bom bunuh diri yang terjadi baru-baru ini di Pakistan.

Kementerian tersebut juga menyampaikan “Pakistan mengharapkan dan kembali menegaskan agar Pemerintah Sementara Afghanistan memenuhi kewajibannya dan menolak penggunaan wilayahnya oleh Khwarij dan teroris untuk melancarkan serangan terhadap Pakistan, karena keselamatan dan keamanan rakyat Pakistan adalah yang utama,”.

Pakistan sebelumnya bersumpah membalas pembunuhan dua personel keamanan pada Sabtu, 21 Februari 2026, di Khyber Pakhtunkhwa dan memperingatkan tidak akan membiarkan serangan dari wilayah Afghanistan tanpa balasan.

Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban jiwa akibat serangan tersebut.

Penulis :
Gerry Eka