
Pantau - Komite Nasional Majelis Permusyawaratan Politik Rakyat China atau Chinese People's Political Consultative Conference (CPPCC) menggelar konferensi pers pada Selasa, 3 Maret 2026 di Beijing menjelang dimulainya sesi tahunan lembaga penasihat politik tertinggi tersebut.
Konferensi pers itu dilaksanakan satu hari sebelum pembukaan sesi tahunan Komite Nasional CPPCC yang berperan memberikan masukan terhadap kebijakan nasional pemerintah China.
Juru bicara sesi keempat Komite Nasional CPPCC ke-14, Liu Jieyi, hadir dan menyampaikan sejumlah keterangan kepada media terkait kondisi ekonomi China saat ini.
Ekonomi China Disebut Masih Punya Fondasi Kuat
Liu Jieyi menyatakan bahwa kondisi ekonomi China masih menghadapi sejumlah tekanan dan tantangan dalam dinamika ekonomi global.
"ekonomi China saat ini masih menghadapi berbagai tantangan," ungkap Liu Jieyi dalam konferensi pers di Beijing.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa perekonomian negara tersebut tetap memiliki fondasi yang kuat untuk terus berkembang.
Menurutnya, struktur ekonomi China juga memiliki banyak keunggulan yang dapat mendukung pertumbuhan dalam jangka panjang.
Selain itu, Liu menyebut tingkat ketahanan ekonomi China dinilai kuat dalam menghadapi tekanan global yang terus berubah.
Pertumbuhan Dinilai Masih Sangat Potensial
Liu Jieyi juga menilai potensi pertumbuhan ekonomi China masih sangat besar untuk jangka panjang meskipun menghadapi berbagai dinamika internasional.
Ia menjelaskan bahwa selama tahun sebelumnya ekonomi China menunjukkan ketahanan dan vitalitas yang sangat kuat.
"selama tahun sebelumnya ekonomi China menunjukkan ketahanan dan vitalitas yang sangat kuat," ujarnya.
Pertumbuhan ekonomi China pada periode tersebut juga disebut termasuk salah satu yang tercepat di antara negara-negara dengan ekonomi utama di dunia.
Pernyataan itu disampaikan Liu Jieyi dalam konferensi pers di Beijing yang digelar menjelang pelaksanaan sesi tahunan Komite Nasional CPPCC.
- Penulis :
- Aditya Yohan








