
Pantau - Amerika Serikat dilaporkan mulai mengerahkan tim tempur dari Divisi Lintas Udara ke-82 ke Timur Tengah sebagai bagian dari opsi militer di tengah meningkatnya konflik dengan Iran.
Langkah ini mencakup pengerahan sekitar 3.000 tentara bersama markas divisi yang dipimpin Mayor Jenderal Brandon Tegtmeier.
Laporan media menyebut Pentagon juga tengah mempertimbangkan pengiriman tambahan pasukan untuk kemungkinan operasi darat.
Meski demikian, keputusan final terkait pengerahan pasukan darat ke Iran belum ditetapkan oleh pemerintah Amerika Serikat.
Rencana militer tersebut disiapkan untuk memberikan berbagai opsi kepada Presiden Donald Trump dalam merespons eskalasi konflik.
Sebelumnya, Departemen Pertahanan AS disebut telah menyusun skenario rinci terkait kemungkinan operasi darat di Iran.
Konflik antara AS, Israel, dan Iran terus memanas sejak serangan yang dimulai pada 28 Februari 2026.
Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur, serta memicu balasan dari Iran ke wilayah Israel dan pangkalan militer AS di kawasan.
Pengerahan pasukan ini menandai meningkatnya kesiapan militer Amerika Serikat di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







