Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

UEA Dorong Koalisi Internasional Buka Paksa Selat Hormuz di Tengah Eskalasi Konflik Iran-AS

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

UEA Dorong Koalisi Internasional Buka Paksa Selat Hormuz di Tengah Eskalasi Konflik Iran-AS
Foto: Arsip - Foto udara menunjukkan Selat Hormuz, Iran (sumber: Anadolu)

Pantau - Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan siap membantu Amerika Serikat dan sekutunya untuk membuka Selat Hormuz secara paksa di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.

UEA Lobi PBB dan Dorong Koalisi Militer

Informasi tersebut dilaporkan oleh The Wall Street Journal yang mengutip sejumlah pejabat Arab terkait rencana strategis tersebut.

UEA disebut tengah melobi Dewan Keamanan PBB agar mengesahkan resolusi yang mengizinkan tindakan pembukaan Selat Hormuz dengan kekuatan militer.

Selain itu, UEA juga meminta Amerika Serikat bersama negara-negara Eropa dan Asia untuk membentuk koalisi internasional guna mengamankan jalur pelayaran tersebut.

UEA bahkan mempertimbangkan keterlibatan militernya secara langsung, termasuk dalam operasi pembersihan ranjau di perairan strategis tersebut.

UEA menilai langkah lebih jauh diperlukan dengan mendorong Amerika Serikat untuk menduduki pulau-pulau yang dikuasai Iran di Selat Hormuz, termasuk Pulau Abu Musa.

Eskalasi Konflik Picu Krisis Energi Global

Ketegangan meningkat setelah pada akhir Februari Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di ibu kota Teheran.

Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta menewaskan warga sipil.

Iran kemudian membalas dengan menyerang Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Eskalasi konflik ini memicu blokade de facto di Selat Hormuz yang merupakan jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair ke pasar global.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap ekspor dan produksi minyak di kawasan Timur Tengah.

Akibat lanjutan dari gangguan distribusi energi ini adalah kenaikan harga minyak di pasar global.

Penulis :
Leon Weldrick