Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Geopolitik

IRGC Klaim Serang Fasilitas Baja AS di UEA dan Bahrain sebagai Balasan Operasi Militer

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

IRGC Klaim Serang Fasilitas Baja AS di UEA dan Bahrain sebagai Balasan Operasi Militer
Foto: (Sumber : Logo Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC). (ANTARA/IRNA-OANA).)

Pantau - Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menyerang sejumlah fasilitas milik Amerika Serikat di Uni Emirat Arab dan Bahrain sebagai bagian dari respons atas konflik militer di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara markas komando militer Iran Khatam Al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, seperti dikutip media Iran, Jumat (3/4).

"Sasaran dari gelombang serangan ini adalah fasilitas baja AS yang terletak di Abu Dhabi, fasilitas produksi aluminium AS di Bahrain, dan fasilitas industri militer dari produsen senjata Israel, Rafael," ungkapnya.

Target Serangan Meluas ke Pangkalan Militer

Selain fasilitas industri, Iran juga mengklaim menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di dekat Manama, Bahrain.

IRGC juga disebut melancarkan serangan ke tiga pangkalan angkatan udara Israel, yakni Tel Nof, Palmahim, dan Ben Gurion.

Serangan ini merupakan bagian dari eskalasi konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel di kawasan Timur Tengah.

Balasan atas Operasi Militer Gabungan

Iran menyatakan serangan tersebut sebagai balasan atas operasi militer gabungan AS dan Israel yang dimulai pada 28 Februari 2026.

Operasi tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei serta menyebabkan korban jiwa lebih dari 1.200 orang.

Selain itu, sebuah sekolah perempuan di Iran selatan juga dilaporkan menjadi sasaran serangan dalam operasi tersebut.

Situasi ini menandai meningkatnya ketegangan geopolitik yang berpotensi memperluas konflik di kawasan.

Penulis :
Ahmad Yusuf