
Pantau - Menteri Luar Negeri Bulgaria Nadezhda Neynsky menegaskan negaranya tidak akan berpartisipasi dalam operasi militer untuk memulihkan navigasi bebas di Selat Hormuz di tengah meningkatnya konflik kawasan.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi video yang dipandu Menteri Luar Negeri Inggris Yvette Cooper.
Sikap Berbeda Muncul dari Belanda
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Belanda Tom Berendsen menyatakan kesiapan negaranya untuk terlibat dalam operasi militer.
Ia mengatakan, "Navigasi yang aman di Selat Hormuz sangat penting sehingga kami tidak akan tinggal diam sementara pihak lain menangani masalah ini."
Berendsen menambahkan, "Kami siap memainkan peran kami."
Ketegangan Hormuz Picu Dampak Global
Ketegangan meningkat setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari yang menimbulkan korban dan kerusakan.
Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di berbagai negara Timur Tengah.
Situasi tersebut memicu blokade de facto di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak dan gas dunia.
Kondisi ini turut mendorong kenaikan harga energi global dan meningkatkan kekhawatiran terhadap stabilitas kawasan.
- Penulis :
- Aditya Yohan








