HOME  ⁄  Geopolitik

Iran Peringatkan Blokade AS di Selat Hormuz Berpotensi Ganggu Gencatan Senjata

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Iran Peringatkan Blokade AS di Selat Hormuz Berpotensi Ganggu Gencatan Senjata
Foto: (Sumber : Tentara Iran berpatroli di Selat Hormuz, Iran selatan, Selasa (30/4/2019). /ANTARA/Xinhua/Ahmad Halabisaz/aa..)

Pantau - Pemerintah Iran memperingatkan bahwa blokade yang dilakukan Amerika Serikat di Selat Hormuz berpotensi mengganggu gencatan senjata antara Teheran dan Washington di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

“Blokade Selat Hormuz adalah langkah provokatif, melanggar hukum internasional, dan dapat menyebabkan terganggunya gencatan senjata. Dalam hal ini, angkatan bersenjata kami siap mengambil tindakan yang diperlukan,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei, Kamis (16/4).

Pernyataan tersebut muncul setelah Angkatan Laut AS mulai memblokade lalu lintas maritim yang keluar masuk pelabuhan Iran sejak 13 April 2026.

Dampak Blokade dan Ketegangan Kawasan

Blokade itu mencakup jalur strategis Selat Hormuz yang menjadi jalur distribusi sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, produk petroleum, dan LNG.

Pemerintah AS menyatakan kapal non-Iran tetap dapat melintas selama tidak membayar pungutan kepada Teheran, meskipun Iran belum secara resmi menerapkan kebijakan pungutan tersebut.

Ketegangan meningkat setelah serangan bersama AS dan Israel pada 28 Februari yang menargetkan sejumlah lokasi di Iran dan memicu serangan balasan dari Teheran ke wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Negosiasi Gagal dan Ancaman Eskalasi

Upaya diplomasi antara Iran dan AS juga belum membuahkan hasil setelah perundingan di Islamabad pada 11 April berakhir tanpa kesepakatan.

Delegasi AS yang dipimpin Wakil Presiden J.D. Vance kembali ke negaranya tanpa membawa hasil konkret terkait kelanjutan gencatan senjata.

Situasi ini memperbesar risiko eskalasi konflik di kawasan, terutama dengan adanya ancaman tindakan militer dari Iran jika blokade terus berlanjut.

Penulis :
Aditya Yohan