
Pantau - Aktris asal Kanada Evangeline Lilly dikabarkan mengalami kerusakan otak setelah kecelakaan pada 2025 yang membuat wajahnya terbentur batu besar, sebagaimana dilaporkan Channel News Asia pada Senin, 5 Januari 2026.
Evangeline Lilly dikenal luas melalui perannya dalam serial Lost dan film Ant-Man.
Pada Mei 2025, Evangeline Lilly mengungkapkan dirinya mengalami cedera otak traumatis setelah pingsan dan jatuh di pantai.
Peristiwa tersebut menyebabkan wajahnya menghantam batu besar hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Baru-baru ini, Evangeline Lilly menjalani pemeriksaan medis lanjutan untuk mengetahui dampak cedera otak traumatis atau Traumatic Brain Injury.
Hasil pemeriksaan medis tersebut menunjukkan kondisi yang dinilai tidak menggembirakan.
Melalui video yang dibagikan di Instagram pada 1 Januari 2026, Evangeline Lilly menyampaikan "Hasil pemindaian menunjukkan hampir setiap area otak saya berfungsi dengan kapasitas yang menurun," ungkapnya.
Ia juga menyatakan "Saya memang mengalami kerusakan otak akibat cedera otak traumatis dan kemungkinan ada faktor lain yang turut berperan," katanya.
Evangeline Lilly mengungkapkan bahwa penurunan kemampuan kognitif sejak wajahnya terluka parah justru membuatnya menjadi lebih tenang.
Ia menyebut kondisi tersebut membantunya menjalani akhir tahun 2025 dengan lebih nyaman.
Evangeline Lilly menyatakan dirinya siap memulai kerja keras untuk mengatasi masalah kesehatannya.
Meski mengalami kerusakan otak, Evangeline Lilly mengaku bersyukur masih dapat menjalani hidup.
"Saya merasa sangat diberkati karena masih bisa menjalani satu hari lagi dan satu tahun lagi di planet yang indah dan penuh kehidupan," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan para penggemarnya.
Sebelumnya pada Mei 2025, Evangeline Lilly sempat menceritakan secara rinci kecelakaan yang dialaminya melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan tersebut, ia menuturkan bahwa dirinya pingsan di pantai dan jatuh tersungkur di atas batu besar.
Cedera akibat kecelakaan tersebut menjadi penyebab utama dirinya mengalami gegar otak dan cedera otak traumatis.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








