HOME  ⁄  Hukum

Pengacara SYL Sebut Ada Petinggi Parpol Terlibat Kasus Korupsi di Kementan, Siapa Dia?

Oleh Aditya Andreas
SHARE   :

Pengacara SYL Sebut Ada Petinggi Parpol Terlibat Kasus Korupsi di Kementan, Siapa Dia?
Foto: Eks Mentan Syahrul Yasin Limpo

Pantau - Kuasa hukum Syahrul Yasin Limpo (SYL), Djamaluddin Koedoeboen mengklaim adanya oknum petinggi dari dua parpol yang diduga terlibat dalam beberapa proyek di Kementan.

“Ada lebih dari dua partai politik lah yang diduga terlibat dalam permasalahan itu. Ada oknum ya oknum. Oknum petinggi partai,” kata Djamaluddin saat dikonfirmasi, Rabu (6/12/2023).

Djamaluddin menyebut, petinggi parpol ini memiliki keterkaitan atas kasus pemerasan diduga dilakukan Ketua KPK nonaktif, Firli Bahuri hingga dirinya menjadi tersangka.

"Ini terkait dugaan keterlibatan mereka di beberapa proyek di Kementan, sehingga terjadi pemerasan dari FB selaku Ketua KPK nonaktif terhadap Pak SYL," ucap dia.

Namun, Djamaluddin enggan menyebut nama parpol yang diduga terlibat beberapa proyek di Kementan. Hal ini sebagai balasan dari sejumlah klaim yang disampaikan pihak Firli Bahuri soal kasus ini.

“Tapi aku enggan untuk menyebutkan partai mana, yang ngomong jangan asal ngomong. Karena kalau kita buka, bisa-bisa Pilpres ini bisa ditunda,” ucapnya.

Di sisi lain, Djamaluddin juga meminta agar kubu Firli untuk tidak menyebarkan hoaks terhadap kliennya. Ia mewanti-wanti apabila bukti percakapan antara Firli dan SYL benar-benar justru akan menghebohkan publik.

"Aku enggan untuk menyebutkan partai mana. Aku kirim sinyal ke pengacara pak FB. Jangan asal ngomong karena kalau kita buka bisa-bisa Pilpres ini bisa ditunda," pungkasnya.

Sebelumnya pengacara Firli, Ian Iskandar mengklaim dalam barang bukti tangkapan komunikasi digital yang dimiliki penyidik, SYL justru berkomunikasi dengan sosok yang mengaku sebagai kliennya.

"Jadi orang lain yang mengaku Pak Firli. Itu diakui oleh Pak SYL dan itu menjadi barang bukti yang diperlihatkan kepada kami," ujarnya kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jumat (1/12).

Penulis :
Aditya Andreas
Editor :
Sofian Faiq