
Pantau - Dua wartawan Aljazeera, Ismail Al-Ghoul dan juru kamera, Rami Al-Refee tewas dalam serangan Israel di Gaza.
Salah satu rekan kerja mereka, Rawaa Auge mengungkapkan, Ismail dan Rami terbunuh dalam sebuah "serangan yang ditargetkan oleh Israel."
"Kalian sangat berani memutuskan untuk terus melaporkan hingga hari ini meskipun ada penargetan langsung terhadap para jurnalis oleh Israel," ungkapnya, dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (1/8/2024).
Baca juga: Jurnalis Kantor Berita WAFA Ditangkap, Israel Dikecam
Menurut sejumlah laporan di media sosial, Ismail dan Rami terbunuh bersama dengan para jurnalis lainnya saat sedang bekerja di depan rumah Kepala Biro Politik Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh di kamp pengungsi Al-Shati, Gaza, Palestina.
Kematian mereka menambah jumlah jurnalis yang dibunuh Israel di Jalur Gaza yang terkepung sejak Oktober 2023 menjadi 120 orang. Nahasnya, tak ada jurnalis asing yang diizinkan masuk ke Gaza sejak Israel melancarkan kampanye pengeboman genosida.
Al-Ghoul, yang merupakan koresponden Arab untuk Aljazeera, sebelumnya juga ditahan pasukan pendudukan Israel. Al-Ghoul ditahan selama 12 jam pada Maret 2024. Dia dan dipukuli dengan kejam.
Baca juga: Erdogan: Kekejaman Netanyahu di Gaza Lampaui Hitler
Sumber: Middle East Monitor
- Penulis :
- Khalied Malvino
- Editor :
- Sofian Faiq







