
Pantau - InJourney Destination Management (IDM) mencatat total 285.060 kunjungan wisatawan ke destinasi-destinasi budaya yang dikelolanya selama periode libur akhir tahun, 20 hingga 31 Desember 2025.
Prambanan dan Borobudur Jadi Magnet Wisatawan
Dari total kunjungan tersebut, Taman Wisata Candi Prambanan menjadi destinasi paling ramai dengan 174.798 pengunjung.
Puncak kunjungan terjadi pada 27 Desember 2025 dengan total 19.617 orang.
Taman Wisata Candi Borobudur menyusul dengan 96.092 pengunjung, dengan lonjakan tertinggi pada 26 Desember 2025 sebanyak 11.726 orang.
Sementara itu, Keraton Ratu Boko mencatat 8.978 pengunjung, dengan puncaknya pada 28 Desember 2025 sebanyak 1.052 orang.
Selain candi, pertunjukan budaya juga diminati wisatawan.
Pentas seni seperti Ramayana Prambanan ditonton oleh 5.944 orang selama periode tersebut, dengan jumlah penonton terbanyak pada malam Natal, 25 Desember 2025, sebanyak 818 orang.
Direktur Komersial IDM, Gistang Panutur, menyatakan bahwa tingginya kunjungan ke destinasi budaya menunjukkan potensi besar sektor ini dalam mendorong pertumbuhan pariwisata nasional.
"Catatan lebih dari 285 ribu kunjungan dalam waktu kurang dari dua minggu ini mencerminkan kekuatan warisan budaya sebagai destinasi utama dan memberikan optimisme besar bagi pertumbuhan pariwisata ke depan," ungkapnya.
Wisata Budaya Dinilai Semakin Relevan di Tengah Era Modern
IDM menilai bahwa warisan budaya seperti candi tetap menjadi daya tarik utama meskipun masyarakat kini memiliki banyak pilihan destinasi wisata modern.
Pagelaran seni malam hari seperti Ramayana Ballet dinilai memperkaya pengalaman wisata budaya dan menunjukkan tren positif yang patut dikembangkan.
Keberhasilan ini akan dijadikan fondasi oleh IDM untuk memperkuat layanan, kualitas atraksi, dan strategi promosi budaya pada tahun 2026.
- Penulis :
- Gerry Eka







