Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Raih 32 Penghargaan Internasional di Awal 2026, Pariwisata Indonesia Diakui Dunia

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Raih 32 Penghargaan Internasional di Awal 2026, Pariwisata Indonesia Diakui Dunia
Foto: (Sumber: Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana. ANTARA/HO-Minang Geopark Run 2025.)

Pantau - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan bahwa puluhan penghargaan internasional yang diraih sektor pariwisata Indonesia di awal tahun 2026 menjadi bukti nyata pengakuan global terhadap kualitas dan daya saing pariwisata nasional.

Bali Raih Peringkat 1 Dunia, Indonesia Dominasi Peta Pariwisata Global

Sepanjang Januari 2026, Indonesia menerima penghargaan dalam 32 kategori dari 25 organisasi dan lembaga internasional ternama seperti TripAdvisor, Rough Guides, US News, Forbes, BBC, dan Condé Nast Traveler.

Beberapa destinasi unggulan yang mendapat pengakuan dunia meliputi Bali, Sumba, Labuan Bajo, dan Raja Ampat.

Sejumlah hotel dan resor Indonesia juga meraih penghargaan internasional, mencerminkan peningkatan kualitas layanan dan daya saing industri perhotelan di tingkat global.

Prestasi paling bergengsi diraih oleh Pulau Bali yang dinobatkan sebagai Peringkat 1 Destinasi Terbaik Dunia 2026 sekaligus Destinasi Terbaik Asia 2026, berdasarkan ajang Travelers’ Choice Awards 2026 dari TripAdvisor untuk kategori Top Destinations in the World and in Asia.

Menteri Widiyanti menyampaikan rasa bangga atas capaian tersebut.

"Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada sektor pariwisata Indonesia. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata dan memastikan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat luas," ungkapnya.

Komitmen Berkelanjutan Jadi Kunci Pengakuan Internasional

Pengakuan ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun destinasi pariwisata yang berkelanjutan, berdaya saing, serta berbasis budaya dan kelestarian lingkungan.

Widiyanti menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari konsistensi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku industri, pemerintah daerah, dan komunitas lokal.

Ia juga menekankan pentingnya penjagaan standar layanan, penguatan tata kelola destinasi, serta pelestarian lingkungan dan nilai-nilai budaya sebagai fondasi pariwisata berkelas dunia.

Dengan pencapaian ini, pemerintah berharap dapat memperkuat arah pengembangan pariwisata berkelanjutan, meningkatkan citra positif Indonesia di mata dunia, serta menarik wisatawan berkualitas yang berdampak positif secara ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Penulis :
Ahmad Yusuf