
Pantau - Kota Shenyang di China kini menjadi magnet wisatawan berkat inovasi pariwisata yang menggabungkan pemandian air panas dengan lanskap es dan salju, menjadikannya destinasi unggulan selama musim dingin.
Wisata Panas dan Dingin Jadi Andalan Baru
Shenyang, ibu kota Provinsi Liaoning, dikenal sebagai salah satu kota wisata utama di China yang memiliki budaya pemandian kuat.
Kini, kota ini menawarkan pengalaman unik berupa pemandian air panas luar ruangan yang dikelilingi salju dan es, menciptakan kontras suhu yang menarik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Foto udara dari drone menunjukkan pemandangan para pengunjung yang menikmati pemandian panas di tengah hamparan salju, memperkuat daya tarik visual dari wisata ini.
Para wisatawan juga bisa bermain di atas salju, berendam sambil menikmati udara dingin, serta berfoto dengan latar dinding balok es berisi bunga beku.
Pariwisata Es dan Salju China Masuki Fase Baru
Menurut Laporan Pengembangan Pariwisata Es dan Salju China (2026) yang dirilis oleh Akademi Pariwisata China (CTA), sektor ini telah memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan.
Diperkirakan akan ada sekitar 360 juta perjalanan wisata es dan salju selama musim dingin 2025–2026, dengan total pendapatan mencapai 450 miliar yuan.
Fokus pembangunan pariwisata di China kini bergeser dari ekspansi skala menjadi peningkatan kualitas layanan dan ekspresi budaya yang lebih beragam.
Shenyang menjadi contoh kota yang tidak hanya mengandalkan sumber daya alam, tetapi juga memperkuat ciri khas budaya dan layanan wisata untuk mempertahankan daya saing.
- Penulis :
- Aditya Yohan







