Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Lifestyle

Gubernur Pramono Umumkan Pawai Ogoh-ogoh dan Pemasangan Penjor di Bundaran HI Saat Nyepi 19 Maret 2026

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Gubernur Pramono Umumkan Pawai Ogoh-ogoh dan Pemasangan Penjor di Bundaran HI Saat Nyepi 19 Maret 2026
Foto: (Sumber : Arsip foto - Sejumlah anak mengarak ogoh-ogohÊsaat mengikuti pawai di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Sabtu (22/3/2025). Pawai bertema ÒKala RauÓ tersebut menampilkan satu ogoh-ogoh besar serta 10 ogoh-ogoh kecil yang didatangkan langsung dari Bali, digelar dalam rangka memperingati Hari Raya Nyepi 2025. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/Spt.)

Pantau - Perayaan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026 akan dipusatkan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, dengan agenda pawai ogoh-ogoh dan pemasangan penjor.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyampaikan, “Bundaran HI pada saat Nyepi, kami akan ada pawai ogoh-ogoh dan juga akan ada penjor di sini. Yang mungkin belum pernah ada penjor dipasang di Bundaran HI. Nanti akan kami pasang penjor ada di Bundaran HI,”.

Ia menyebut pemasangan penjor di Bundaran HI menjadi hal yang belum pernah dilakukan sebelumnya di lokasi tersebut.

Pramono menegaskan bahwa seluruh agama harus diperlakukan sama di Jakarta dan dirinya merupakan gubernur bagi semua umat beragama.

Karena itu, ia ingin seluruh hari besar keagamaan seperti Natal, Imlek, Ramadhan, Idul Fitri hingga Nyepi dapat dirayakan di Jakarta.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati menjelaskan panitia akan menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang terbagi dalam empat klaster utama.

Empat klaster tersebut meliputi kegiatan keagamaan seperti Melasti, Tawur Agung Kesanga, Nyepi, dan Ngembak Geni.

Selain itu terdapat kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Kemudian festival budaya dan pendidikan termasuk parade ogoh-ogoh.

Panitia juga akan menggelar Dharma Santi sebagai ajang silaturahmi pasca-Nyepi.

Seluruh rangkaian kegiatan akan dilaksanakan di sejumlah lokasi yang tersebar di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.

Kegiatan Melasti dijadwalkan pada 15 Maret 2026 di Pura Segara, Jakarta Utara, dan akan dihadiri umat Hindu se-DKI Jakarta.

Sementara Tawur Agung akan dilaksanakan pada 18 Maret 2026 di Pura Aditya Jaya Rawamangun.

Panitia juga mengadakan berbagai kegiatan sosial dan budaya seperti bhakti sosial, donor darah, dan pengobatan gratis.

Selain itu akan digelar seminar literasi keuangan dan UMKM.

Festival budaya dan parade ogoh-ogoh akan digelar di ruang publik sebagai bagian dari perayaan.

Seluruh kegiatan tersebut bertujuan mendukung citra Jakarta sebagai kota yang toleran dan berbudaya.

Penulis :
Ahmad Yusuf