Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Demi Keamanan, Bupati Tawarkan Mbah Tupon Tinggal di Rumah Dinas

Oleh Gian Barani
SHARE   :

Demi Keamanan, Bupati Tawarkan Mbah Tupon Tinggal di Rumah Dinas
Foto: Bupati Bantul tawarkan rumah dinas kepada Mbah Tupon untuk lindungi dari tekanan pihak tak dikenal di tengah sengketa tanah.(Sumber: ANTARA/Hery Sidik)

Pantau - Bupati Bantul Abdul Halim Muslih menawarkan Mbah Tupon, warga Dusun Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan, untuk tinggal di rumah dinas sebagai langkah perlindungan di tengah sengketa tanah yang tengah dihadapi.

Penawaran ini disampaikan karena Mbah Tupon kerap menerima kedatangan tamu tak dikenal yang diduga bisa membawa tekanan atau ancaman pasca kasusnya menjadi viral di publik.

Meski demikian, Mbah Tupon dan keluarganya memilih tetap tinggal di rumah yang tengah disengketakan.

Pemkab Bentuk Tim Hukum, Lelang Tanah Dihentikan

Pemerintah Kabupaten Bantul telah membentuk tim hukum yang dipimpin Kepala Bagian Hukum untuk mendampingi dan membela hak Mbah Tupon secara legal.

Tim ini ditugaskan untuk mengungkap fakta sebenarnya dan menyatukan narasi hukum dari berbagai versi yang beredar di masyarakat.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menghentikan proses lelang terhadap tanah sengketa yang sebelumnya dijadikan agunan kredit oleh oknum tanpa seizin pemilik sah.

Tim hukum juga akan mengirim surat resmi dan berkoordinasi dengan lembaga keuangan terkait agar tidak mengambil keputusan yang keliru.

Diketahui, Mbah Tupon menjadi korban penggelapan sertifikat tanah seluas 1.655 meter persegi, yang digunakan sebagai jaminan kredit sebesar Rp1,5 miliar tanpa persetujuan.

Pihak keluarga telah melaporkan kasus ini ke Polda DIY dan berharap penegakan hukum dapat segera berjalan.

Penulis :
Gian Barani