Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kabupaten Bogor Targetkan Tanam 25 Ribu Pohon, ASN Jadi Motor Penggerak Gerakan Hijau

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kabupaten Bogor Targetkan Tanam 25 Ribu Pohon, ASN Jadi Motor Penggerak Gerakan Hijau
Foto: Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mendampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto menanam pohon di halaman Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (sumber: ANTARA/M Fikri Setiawan)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat menargetkan penanaman 25 ribu pohon pada tahun 2025 melalui gerakan serentak yang melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah.

Gerakan Serentak Penanaman Pohon

Penanaman dilakukan pada Jumat di kantor masing-masing ASN maupun lokasi lain yang telah ditentukan.

Setiap ASN diwajibkan menanam satu pohon, dengan prioritas pohon berbuah seperti durian dan mangga untuk wilayah perkotaan.

Untuk wilayah pegunungan, jenis tanaman yang digunakan adalah tanaman keras yang bermanfaat menjaga konservasi air.

"Penanaman melibatkan 36 perangkat daerah dan 40 kecamatan. Sisanya yang belum tertanam akan disimpan di Bappedalitbang untuk didistribusikan dua pekan mendatang," ungkap Ajat Rochmat Jatnika, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor.

Ajat menambahkan, gerakan ini tidak hanya fokus pada penanaman, tetapi juga pada pemeliharaan pohon hingga tumbuh dan berbuah.

"Yang penting bukan hanya menanam, tetapi memastikan pohon tersebut tumbuh dengan baik," ujarnya.

Program Lingkungan Terpadu

Selain penanaman pohon, Pemkab Bogor juga mewajibkan pembentukan bank sampah di seluruh perangkat daerah.

Instruksi pembentukan bank sampah telah disampaikan pekan lalu, dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan mulai membuat fasilitas tersebut.

"Dua pekan lagi kami akan mengecek pelaksanaannya, untuk melihat kantor mana yang terbaik dalam mengelola sampah," kata Ajat.

Langkah lain yang dijalankan adalah pembuatan sumur biopori di setiap kantor untuk membantu konservasi air tanah, mencegah genangan, dan memperbaiki kualitas lingkungan sekitar.

Gerakan ini dimulai dari internal Pemkab sebagai contoh bagi masyarakat.

Setelah ASN, program penanaman pohon dan pembentukan bank sampah akan diperluas ke desa-desa, pasar, dan komunitas masyarakat.

"Kita memimpikan empat tahun ke depan Kabupaten Bogor berlimpah buah-buahan," tuturnya.

Untuk keberlanjutan, Pemkab Bogor menyiapkan suplai bibit secara berkelanjutan.

" Kami akan mencari pihak yang bersedia menyemai bibit, sehingga penanaman tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja," ujarnya.

Ajat optimistis target penanaman 25 ribu pohon akan tercapai tahun ini dan membawa dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat.

Penulis :
Arian Mesa