
Pantau - Aparat Polrestabes Palembang, Sumatera Selatan menangkap dua penyusup yang kedapatan membawa senjata tajam saat aksi unjuk rasa mahasiswa di halaman Gedung DPRD Sumsel, Senin (1/9/2025).
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono mengatakan penangkapan dilakukan saat personel mengamankan jalannya aksi ribuan mahasiswa.
" Kami amankan, kami proses di Polrestabes Palembang," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para dosen yang mendampingi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi mereka.
Ribuan Mahasiswa Padati Gedung DPRD Sumsel
Sejak pukul 12.30 WIB, ribuan mahasiswa dari berbagai almamater mulai memadati kawasan Gedung DPRD Sumsel.
Mereka menyuarakan tuntutan terkait isu kenaikan gaji anggota DPR RI.
Aksi sempat diwarnai pembakaran ban oleh massa sebelum kemudian kembali dikawal aparat keamanan.
Polri dan TNI tetap bersiaga untuk mengawal jalannya aksi agar berlangsung aman dan terkendali.
Hingga berita ini diturunkan, ribuan mahasiswa masih berorasi di sekitar gedung dewan.
Patroli dan Aksi Solidaritas
Sejak malam sebelumnya, aparat Polda Sumsel dan Kodam II/Sriwijaya telah melakukan patroli di berbagai titik Kota Palembang untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Aksi unjuk rasa ini semula dijadwalkan pada Jumat (29/8/2025), namun ditunda hingga Senin (1/9/2025).
Sementara itu, aksi damai sekaligus penggalangan donasi untuk almarhum Affan, seorang pengemudi ojek online yang tewas tertabrak kendaraan rantis Brimob di Jakarta, dilakukan Asosiasi Driver Ojek Online Sumatera Selatan pada Sabtu (30/8/2025).
- Penulis :
- Arian Mesa








