
Pantau - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, menyalurkan bantuan tahap pertama kepada 13.989 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir di 11 kecamatan.
Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, menyampaikan bahwa bantuan ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat akibat banjir yang terjadi akibat hujan deras selama beberapa hari terakhir.
"Serdang Bedagai saat ini sedang berduka karena beberapa hari ini terus diguyur hujan. Dampaknya banjir merendam sejumlah lokasi di 11 kecamatan, mulai dari Kecamatan Sipispis, Tebing Syahbandar, Dolok Masihul, Perbaungan, Teluk Mengkudu, Pantai Cermin, Sei Rampah, Tebing Tinggi, Tanjung Beringin, Bandar Khalifah dan Sei Bamban," ungkapnya.
Distribusi bantuan dilakukan secara door to door oleh petugas, langsung ke rumah warga yang terdampak.
"Petugas akan langsung ke rumah masyarakat kita, door to door. Jadi bantuannya bagi setiap KK, setiap KK akan terima beras, mie instan dan telur," ia mengungkapkan.
Penyaluran bantuan ini dilakukan langsung oleh Bupati Darma Wijaya yang didampingi Wakil Bupati H. Adlin Tambunan dan Sekdakab Suwanto Nasution.
Imbauan Waspada dan Kesiapsiagaan Petugas Kesehatan
Selain menyalurkan bantuan, Bupati Darma Wijaya juga mengingatkan warga untuk tidak mendirikan tenda di bantaran sungai karena potensi kenaikan debit air masih tinggi akibat cuaca yang belum stabil.
"Jangan ada masyarakat kita yang mendirikan tenda di bantaran sungai, kita khawatir debit air akan naik, itu bahaya. Cuaca tidak menentu, ikuti arahan pemerintah. Berlindung ke posko yang ditetapkan pemerintah," ujarnya.
Wakil Bupati Adlin Tambunan menegaskan bahwa seluruh tenaga kesehatan telah diperintahkan untuk bersiaga di lokasi banjir.
"Kita sudah minta seluruh nakes baik di puskesmas dan lainnya untuk siaga, siap melayani masyarakat, turun ke posko dan lokasi banjir untuk memberikan layanan kesehatan. Dan bagi petugas lainnya juga siap melakukan tindakan yang dibutuhkan baik di posko, dapur umum dan permukiman warga lainnya yang membutuhkan pertolongan," ungkapnya.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, mengikuti informasi resmi, dan segera melapor ke aparat setempat apabila terjadi kondisi darurat.
"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Kami mengimbau seluruh warga untuk tetap waspada, menghindari area rawan banjir, dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," pungkas Bupati.
- Penulis :
- Arian Mesa








