Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Kemlu Gelar Walk for Palestine di CFD Jakarta, 600 Peserta Nyatakan Solidaritas untuk Palestina

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemlu Gelar Walk for Palestine di CFD Jakarta, 600 Peserta Nyatakan Solidaritas untuk Palestina
Foto: (Sumber: Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Anis Matta bersama Wamenlu Arrmanatha Nasir melepas para peserta jalan santai “Walk for Palestine”, yang diselenggarakan dalam rangka Pekan Solidaritas Palestina, di Jakarta, Minggu (30/11/2025). /ANTARA/Nabil Ihsan.)

Pantau - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menggelar acara jalan santai bertajuk Walk for Palestine pada Hari Bebas Kendaraan Bermotor (Car Free Day/CFD) di Jakarta sebagai bagian dari Pekan Solidaritas Palestina, Minggu 30 November 2025.

Aksi Jalan Santai Libatkan Diplomat dan Perwakilan Negara Sahabat

Acara ini diikuti oleh sekitar 600 peserta, termasuk puluhan perwakilan dari kedutaan besar negara sahabat, organisasi internasional, serta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata solidaritas Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.

"Agenda ini menunjukkan solidaritas Indonesia kepada bangsa Palestina, perjuangan bangsa Palestina, dan juga didukung oleh perwakilan negara-negara sahabat yang hadir kali ini," ungkap Arrmanatha.

Selain Wamenlu, kegiatan ini juga dihadiri oleh Wamenlu Anis Matta dan para diplomat Indonesia yang aktif menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Kegiatan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Solidaritas Internasional Bersama Masyarakat Palestina, yang ditetapkan melalui resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa sejak 1977.

Dukungan Global dan Pesan Politik untuk Kemerdekaan Palestina

Selain jalan santai, rangkaian Pekan Solidaritas Palestina juga diisi dengan pameran foto dan penayangan film dokumenter yang telah berlangsung sejak awal pekan.

Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair Al-Shun, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif dan dukungan pemerintah serta rakyat Indonesia.

"Ini adalah pesan yang kuat dan jelas bagi si penjahat Netanyahu dan kabinetnya bahwa mereka harus meninggalkan Palestina. Palestina harus merdeka!" tegas Zuhair.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas solidaritas luas yang ditunjukkan oleh peserta acara dan masyarakat Indonesia secara umum.

Penulis :
Gerry Eka