Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

4.292 Jiwa Masih Mengungsi Akibat Banjir dan Longsor di Pasaman Barat, Puluhan Ribu Warga Terdampak

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

4.292 Jiwa Masih Mengungsi Akibat Banjir dan Longsor di Pasaman Barat, Puluhan Ribu Warga Terdampak
Foto: (Sumber: Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama unsur forkopimda menyalurkan bantuan sembako kepada korban bencana alam di Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, Sumatera Barat, Sabtu (29/11/2025). ANTARA/Altas Maulana/aa.)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, mencatat sebanyak 4.292 jiwa atau 1.198 kepala keluarga (KK) masih mengungsi akibat bencana alam banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah.

Pengungsi tersebar di 11 kecamatan, memilih meninggalkan rumah karena takut terjadi banjir susulan, kerusakan rumah, dan cuaca yang belum membaik.

"Berdasarkan data sementara hingga Minggu siang pengungsi itu khawatir banjir susulan, rumah yang rusak akibat banjir dan longsor juga menunggu cuaca kembali normal," ungkap pihak pemerintah daerah.

Ribuan Jiwa Mengungsi di 11 Kecamatan, Sasak Ranah Pasisia Terparah

Berdasarkan data rinci, sebaran pengungsi di beberapa kecamatan antara lain:

Kecamatan Talamau: 221 jiwa atau 60 KK

Jorong Pasanggiang: 124 jiwa

Batang Tinggal: 97 jiwa mengungsi ke Batas Semut

Kecamatan Sungai Beremas: 50 KK terdampak banjir

Kecamatan Ranan Batahan: 95 KK

Silayang: 60 KK

Lubuk Gobing: 20 KK

Simpang Tolang Baru: 15 KK

Kecamatan Kinali: 58 KK atau 172 jiwa

Limpato Anam Koto Selatan: 49 KK atau 145 jiwa

Kembar Sari Anam Koto Selatan: 9 KK atau 27 jiwa

Kecamatan Sasak Ranah Pasisia: 745 KK atau 3.177 jiwa

Pondok Rumah Nelayan: 182 KK atau 650 jiwa

Pondok Karambia Ampek: 101 KK atau 333 jiwa

Pasar Lamo: 261 KK atau 996 jiwa

Pondok: 201 KK atau 698 jiwa

Basar Baru: 500 jiwa

Koro Sawah, Kecamatan Lembah Melintang: 185 KK atau 722 jiwa

Kecamatan Padang Belimbing dan Luhak Nan Duo: 5 KK terdampak

Pemerintah daerah telah menyalurkan sembako dan kebutuhan lainnya untuk para pengungsi yang sebagian besar mengungsi ke rumah sanak keluarga, masjid, dan rumah tetangga yang lebih aman.

54.844 Jiwa Terdampak, 26 Fasilitas Pendidikan Rusak

Data sementara dari BPBD Pasaman Barat mencatat:

13.281 KK atau 54.844 jiwa terdampak

1 orang meninggal dunia

26 fasilitas pendidikan rusak

1 kantor dan 1 bendungan jembatan rusak

534 hektare lahan pertanian rusak

Pemulihan pasca-bencana dan distribusi bantuan logistik masih terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama BPBD dan berbagai pihak terkait.

Penulis :
Gerry Eka