Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kemitraan Strategis Indonesia–Jerman Diperkuat untuk Dorong Transformasi Ekonomi Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Kemitraan Strategis Indonesia–Jerman Diperkuat untuk Dorong Transformasi Ekonomi Nasional
Foto: (Sumber : Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas Putut Hari Satyaka (ketiga dari kanan), Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo A.A. Teguh Sambodo (kedua dari kanan), dan Kepala Divisi Asia Timur dan Asia Tenggara BMZ Jerman Andreas Foerster (kedua dari kiri) foto bersama dalam Indonesia-Germany Bilateral Consultation Meeting 2025 di Jakarta, Rabu (26/11/2025). ANTARA/(Bappenas).)

Pantau - Indonesia dan Jerman memperkuat kerja sama pembangunan untuk memobilisasi pengetahuan, teknologi, hingga keuangan sebagaimana disampaikan Kementerian PPN/Bappenas.

Komitmen Penguatan Kerja Sama Pembangunan

Deputi Bidang Pembiayaan dan Investasi Pembangunan Bappenas Putut Hari Satyaka menyatakan bahwa Jerman merupakan partner penting bagi Indonesia untuk mencapai objektif pembangunan.

Putut menegaskan bahwa kerja sama Indonesia–Jerman penting untuk memobilisasi pengetahuan, teknologi, dan keuangan.

Dalam Indonesia-Germany Bilateral Consultation Meeting 2025, kedua pemerintah berkomitmen memperkuat kerja sama yang berdampak nyata bagi transformasi ekonomi Indonesia.

Kedua negara juga mempersiapkan proses negosiasi lanjutan yang akan dilaksanakan pada tahun 2026.

Penyelarasan Prioritas Pembangunan dan Penguatan Fondasi Kolaborasi

Penguatan kerja sama dilakukan melalui dialog konsultasi pembangunan untuk meninjau arah kebijakan dan menyepakati sektor-sektor prioritas sesuai RPJMN 2025–2029.

Putut menegaskan pentingnya forum konsultasi ini untuk menyelaraskan portofolio kerja sama dengan prioritas pembangunan nasional jangka menengah.

Ia menyampaikan bahwa forum tersebut juga memperkuat fondasi kolaborasi strategis ke depan.

Pertemuan konsultasi ini menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas institusional, memperluas pembiayaan inovatif, serta memastikan kontribusi setiap inisiatif terhadap pencapaian Visi Indonesia Emas 2045.

Forum dihadiri oleh perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Luar Negeri, serta Kementerian Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (BMZ) Jerman.

Penulis :
Ahmad Yusuf