Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Menhan Bentuk Satgas Kuala untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Menhan Bentuk Satgas Kuala untuk Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh dan Sumatera Utara
Foto: (Sumber: Presiden Prabowo Subianto (tengah) memberikan instruksi kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kiri), Gubernur Aceh Muzakir Manaf (dua kiri), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (dua kanan), dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan) selepas rapat terbatas di kompleks Rumah Hunian Danantara, Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (1/1/2026). ANTARA/HO-Tim Media Presiden Prabowo Subianto.)

Pantau - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Kuala pada Kamis, 1 Januari 2026, guna mempercepat proses pemulihan pascabencana di wilayah Aceh dan Sumatera Utara.

Satgas Kuala akan bertugas mengeruk sungai-sungai dangkal yang tertimbun tanah serta memanfaatkan aliran air dari sungai tersebut untuk memenuhi kebutuhan korban bencana.

"Hari ini sudah kita bentuk Satgas Kuala yang terdiri dari dua komposisi", ungkap Sjafrie.

Dua Komposisi Tugas dan Sistem Penjernihan Air Lapangan

Satgas Kuala terdiri dari dua komposisi utama.

Komposisi pertama fokus pada pendalaman Kuala atau muara sungai, sedangkan komposisi kedua bertugas memanfaatkan air dari kawasan tersebut untuk dikonsumsi masyarakat terdampak.

Kedua komposisi kapal akan dilengkapi dengan sistem penjernihan air atau water treatment system.

Air yang diambil dari Kuala akan diolah menggunakan tabung filtrasi utama berbahan fiber reinforced plastic yang dirancang agar mudah dioperasikan di lapangan.

Proses penjernihan air berlangsung dalam tiga tahap, yaitu:

Filtrasi awal menggunakan tabung serat plastik untuk menyaring partikel besar.

Reverse Osmosis (RO) untuk menyaring partikel halus, termasuk garam terlarut dan kontaminan mikro.

Penyinaran ultraviolet (UV) untuk membunuh bakteri, virus, dan mikroorganisme berbahaya.

Tujuan akhir dari proses ini adalah menghasilkan air bersih yang aman dikonsumsi oleh masyarakat terdampak bencana.

Sjafrie memastikan bahwa Satgas Kuala akan segera beroperasi untuk mendukung pemulihan fasilitas air bersih di wilayah bencana secara cepat dan tepat sasaran.

Penulis :
Gerry Eka