Pantau Flash
HOME  ⁄  Nasional

Lampung Kembangkan PLTS Terapung di Bendungan untuk Capai Kemandirian Energi dan Tingkatkan Bauran Energi Terbarukan

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Lampung Kembangkan PLTS Terapung di Bendungan untuk Capai Kemandirian Energi dan Tingkatkan Bauran Energi Terbarukan
Foto: (Sumber: Ilustrasi- Bendungan Batutegi yang ada di Tanggamus akan dimanfaatkan untuk pengembangan PLTS terapung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.)

Pantau - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berencana mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) terapung di sejumlah bendungan guna meningkatkan kemandirian energi daerah serta mendorong bauran energi terbarukan.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan, menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam mewujudkan kemandirian energi daerah sesuai dengan agenda pembangunan jangka panjang atau Astacita.

"Pertama yang menjadi rencana pemerintah atau target pemerintah daerah adalah mendorong kemandirian energi sesuai dengan Astacita. Dalam rangka mewujudkan kemandirian energi, daerah diminta untuk memenuhi tu dengan pengembangan potensi energi terbarukan," ujarnya di Bandarlampung, Jumat.

Fokus Pemanfaatan Tenaga Surya dan Potensi PLTS Terapung

Kebutuhan listrik di Provinsi Lampung saat ini mencapai 1.300 megawatt, dengan 1.000 megawatt berasal dari pembangkit dalam wilayah dan 300 megawatt disuplai dari Sumatera Selatan.

"Ke depan dengan adanya pertumbuhan kebutuhan energi ini, maka kita harus mencari sumber-sumber energi baru yang ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan tenaga surya," tambah Mulyadi.

Pemprov Lampung telah memetakan potensi energi terbarukan dan memprioritaskan pemanfaatan tenaga surya dengan pengembangan PLTS terapung.

"Jadi nanti akan ada pengembangan panel surya atau PLTS terapung yang memanfaatkan keberadaan bendungan yang ada di sini seperti Bendungan Batutegi, Way Sekampung, dan Margatiga. Nanti 20 persen dari luasan bendungan itu digunakan untuk panel surya," jelasnya.

Langkah ini tengah didukung dengan kerja sama lintas sektor antara investor, Kementerian Pekerjaan Umum, dan PLN untuk pemanfaatan energi terbarukan.

Lampung Sudah Lampaui Target Nasional Energi Terbarukan

Saat ini, Lampung telah memenuhi bahkan melampaui target nasional dalam penggunaan energi terbarukan.

"Pusat minta kebutuhan energi terbarukan itu 23 persen, dan Lampung sudah 30 persen baurannya," kata Mulyadi.

Ke depan, Pemprov menargetkan peningkatan produksi listrik menjadi 2.000 megawatt dari berbagai sumber energi terbarukan termasuk geothermal, tenaga surya, energi angin, dan mikrohidro.

Seluruh upaya ini akan disesuaikan dengan Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL), Rencana Umum Energi Daerah (RUED), serta Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).

Potensi PLTS Terapung dan Daerah Pengembangan

Potensi tenaga surya terbesar berada di Kabupaten Lampung Barat, Waykanan, Tanggamus, Lampung Utara, Lampung Tengah, dan Pesawaran, dengan daya mencapai 135 watt per meter persegi atau setara dengan 112.000 gWp.

Selain menghasilkan energi bersih, PLTS terapung juga berfungsi mengurangi penguapan air di bendungan.

Berikut rincian potensi kapasitas listrik PLTS terapung di beberapa bendungan utama di Lampung:

Bendungan Batutegi: luas 2.100 hektare, kapasitas 420 megawatt

Bendungan Way Jepara: luas 310 hektare, kapasitas 62 megawatt

Bendungan Way Rarem: luas 419 hektare, kapasitas 83,7 megawatt

Bendungan Way Sekampung: luas 825 hektare, kapasitas 165 megawatt

Bendungan Margatiga: luas 2.314 hektare, kapasitas 462,79 megawatt

Penulis :
Gerry Eka