Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Salurkan 55 Unit Tenda dan Sembako untuk Pengungsi di Tapanuli Tengah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemerintah Salurkan 55 Unit Tenda dan Sembako untuk Pengungsi di Tapanuli Tengah
Foto: (Sumber: Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Wahyudi Anas menyerahkan bantuan tenda dan sembako di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Hutta, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat (2/1/2026). ANTARA/HO-BPH Migas.)

Pantau - Pemerintah menyerahkan bantuan sebanyak 55 unit tenda bagi warga pengungsi di Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Hutta, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Bantuan tersebut diserahkan untuk mendukung kebutuhan dasar warga terdampak bencana yang masih bertahan di lokasi pengungsian.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Wahyudi Anas pada Jumat, 2 Januari 2026.

Wahyudi Anas menyampaikan keterangan terkait bantuan tersebut saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 5 Januari 2026.

Sebanyak 55 unit tenda yang diserahkan mampu menampung sekitar 330 orang dewasa.

Tenda tersebut memiliki dua ruang terpisah yang terdiri dari ruang tidur dan ruang depan.

Ruang depan dibuat lebih luas dan dapat dimanfaatkan sebagai ruang keluarga bagi para pengungsi.

Selain tenda, pemerintah juga menyerahkan bantuan sembako kepada warga di lokasi pengungsian.

Pemerintah turut menyalurkan sebanyak 220 kasur pompa untuk menunjang kenyamanan para pengungsi.

Satu unit tenda besar juga diserahkan dan difungsikan sebagai dapur umum.

Dapur umum tersebut dilengkapi peralatan masak, kompor, serta bahan bakar LPG.

"BPH Migas dan Kementerian ESDM telah menyiapkan bantuan kepada Bapak dan Ibu semuanya. Kami ikut bangga karena bantuan ini langsung bermanfaat. Kami juga semangat karena dapat hadir langsung untuk memberikan bantuan yang kami siapkan," ungkap Wahyudi Anas.

Salah satu warga Kelurahan Hutanabolon, Yurunyati Jega, mengaku senang menerima bantuan tenda sebagai tempat tinggal sementara.

"Terima kasih semua. Semoga Tuhan membalas kebaikan orang-orang semua," ucap Yurunyati Jega.

Anak-anak pengungsi juga tampak gembira karena menerima bantuan berupa buku, alat tulis, mainan, dan aneka camilan.

Selain itu, pemerintah menyerahkan satu unit genset untuk mendukung kebutuhan listrik di lokasi pengungsian.

Fasilitas air bersih turut dibangun dan dilengkapi dengan alat pemurnian air.

Sarana air bersih tersebut digunakan untuk kebutuhan mandi, mencuci, hingga air minum para pengungsi.

Penulis :
Ahmad Yusuf