
Pantau - Pemerintah Kota Medan memberikan pelayanan kesehatan intensif kepada seorang balita berusia empat tahun yang diduga menjadi korban peluru nyasar saat tawuran di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Korban yang merupakan warga Kecamatan Medan Belawan tersebut saat ini masih dalam penanganan tim medis dan menjalani perawatan di rumah sakit.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menyatakan perhatian serius pemerintah daerah terhadap kondisi korban setelah menjenguk langsung balita tersebut di rumah sakit pada Rabu, 7 Januari 2026.
Ia menegaskan komitmen pemerintah kota dengan menyampaikan, "Atensi saya jelas, pastikan korban dilayani dengan sebaik mungkin, dirawat dengan layak, dan mendapatkan pelayanan terbaik," ungkapnya.
Perhatian Pemerintah Kota Medan
Wali Kota Medan telah memerintahkan Dinas Kesehatan Kota Medan bersama pihak rumah sakit untuk menangani perawatan korban secara optimal dan profesional.
Ia juga secara langsung memantau perkembangan kondisi kesehatan korban yang diduga terkena peluru nyasar pada bagian mata.
Dalam kunjungannya, Rico menyampaikan bahwa korban masih berada dalam tahap observasi medis untuk menentukan langkah penanganan lanjutan.
"Setelah observasi lengkap nanti dokter punya pertimbangannya sendiri. Kita doakan berjalan dengan baik," ujarnya.
Proses Hukum Masih Berjalan
Kasus balita tertembak peluru nyasar ini ditegaskan menjadi perhatian khusus Pemerintah Kota Medan dan seluruh pihak terkait diminta memberikan penanganan medis secara maksimal.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian.
"Pihak kepolisian saat ini tengah menindaklanjuti laporan terkait kasus tersebut dan pelaku sudah teridentifikasi," katanya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








