
Pantau - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) tengah mempercepat pembangunan jaringan jalan utama di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, yang terletak di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, demi mendukung kelancaran aktivitas dan mobilitas di wilayah strategis tersebut.
“Pembangunan jaringan jalan utama 1B dan 1C menjadi bagian penting sistem transportasi yang terintegrasi, aman, dan efisien di KIPP IKN,” ungkap Otorita IKN dalam keterangan resminya.
Jaringan ini disiapkan untuk menunjang aktivitas pemerintahan, layanan pendidikan, kesehatan, serta hunian aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat umum yang akan tinggal di IKN.
Komitmen Tepat Waktu dan Tepat Mutu demi Kota Masa Depan
Otorita IKN menegaskan komitmennya untuk memastikan pembangunan infrastruktur dilakukan secara:
- Tepat mutu
- Tepat waktu
- Memberikan manfaat optimal
Upaya ini merupakan bagian dari strategi untuk mewujudkan IKN sebagai kota masa depan Indonesia yang cerdas, berkelanjutan, dan terintegrasi.
Progres Jalan Utama KIPP per Januari 2026
Sejumlah paket pembangunan jalan utama di KIPP menunjukkan progres signifikan hingga awal 2026. Berikut rincian kemajuan masing-masing seksi:
Paket A (Seksi 1)
Jalan sepanjang 1,3 km yang menghubungkan hunian vertikal ASN 1 ke arah Lapangan PSSI telah mencapai 99 persen.
Paket B (Seksi 2)
Jalan sepanjang 1,9 km melewati beberapa persil strategis, termasuk Sekolah Al-Azhar, telah selesai 100 persen.
Paket C (Seksi 3)
Jalan sepanjang 1,8 km yang melayani akses ke kawasan pendidikan seperti Sekolah Taruna Nusantara, juga telah rampung 100 persen.
Paket D (Seksi 5)
Jalan sepanjang 2,2 km mendukung konektivitas antar kawasan persil investasi pergudangan material konstruksi pintar dan ramah lingkungan (Sunhub), telah selesai 100 persen.
Paket E (Jalan Lingkar PSSI)
Jalan sepanjang 2,2 km yang menghubungkan Lapangan PSSI dengan RS Mayapada, saat ini telah mencapai 99 persen.
Pembangunan jalan-jalan utama ini diharapkan memperlancar konektivitas internal KIPP IKN, mempercepat mobilitas penduduk dan ASN, serta memperkuat fondasi infrastruktur kota baru yang dirancang sebagai simbol kemajuan Indonesia.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








