
Pantau - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudin Tamhut) Jakarta Timur menyiapkan langkah strategis dalam penanganan pohon sepanjang tahun 2026, sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya potensi cuaca ekstrem.
"Langkah pemangkasan ini tentunya dilakukan sebagai upaya pencegahan terjadinya pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem," ujar Kepala Sudin Tamhut Jakarta Timur, Dwi Ponangsera.
Program ini merupakan kelanjutan dari penanganan puluhan ribu pohon yang telah dilakukan selama tahun 2025.
Upaya pencegahan dilakukan melalui pemangkasan, penebangan pohon yang berisiko, serta pemantauan rutin di seluruh kecamatan.
"Penanganan pohon akan tetap menjadi prioritas pada 2026, terutama di titik-titik rawan pohon tumbang dan lokasi dengan aktivitas masyarakat yang tinggi," tambah Dwi.
Strategi JAKI dan Patroli Satgas Hijau Jadi Kunci
Salah satu strategi utama tahun 2026 adalah memaksimalkan laporan masyarakat melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI), yang dikombinasikan dengan patroli rutin dari Tim Satuan Tugas (Satgas) Hijau.
Sepanjang 2025, Sudin Tamhut Jaktim telah menangani sebanyak 20.718 pohon di 10 wilayah kecamatan.
"Semuanya merupakan hasil pemantauan rutin Tim Satgas Hijau yang setiap hari berkeliling melakukan monitoring wilayah," jelas Dwi.
Penanganan dilakukan tidak hanya untuk menghindari risiko tumbangnya pohon saat hujan dan angin kencang, tetapi juga untuk memastikan pencahayaan dari lampu penerangan jalan umum (PJU) tetap optimal di malam hari.
99 Pasukan Hijau dan Ribuan Pohon Telah Ditangani
Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jaktim, Made Widhi Adnyana Surya Pratita, menjelaskan bahwa 99 personel Pasukan Hijau dikerahkan untuk menangani pohon di seluruh kecamatan.
Dari total 20.718 pohon yang ditangani selama 2025:
- 825 pohon dilakukan penanganan ringan
- 17.348 pohon dilakukan penanganan sedang
- 2.545 pohon dilakukan penanganan berat
"Untuk pohon yang berpotensi tumbang, langsung ditebang agar tidak membahayakan masyarakat. Kami juga secara rutin melakukan peremajaan pohon agar wilayah Jakarta Timur tetap hijau dan asri," ungkap Made.
Sudin Tamhut Jaktim menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian ruang hijau di wilayah ibu kota.
- Penulis :
- Aditya Yohan








