
Pantau - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, meninjau langsung kondisi pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, dan menyampaikan bahwa sebagian besar wilayah terdampak telah menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
"Sepanjang jalan yang kita lihat, sebagian besar sudah kembali. Tempat pengungsian hampir kosong semua. Artinya masyarakat sudah mulai kembali dan melakukan pembersihan," ungkapnya.
Jusuf Kalla menyampaikan hal tersebut usai mengunjungi SD Negeri 10 Sawang untuk menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah, serta memberikan perangkat akustik untuk Masjid At-Taqwa di Gampong Blang Reuling, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara.
Ia menegaskan bahwa pembersihan lingkungan dan rumah warga merupakan langkah awal penting dalam proses rehabilitasi pascabencana.
"Masalah rehabilitasi itu dimulai dengan pembersihan, baik lingkungan maupun rumah-rumah masyarakat," ia mengungkapkan.
Fokus Pemulihan Ekonomi Warga
Menurut Jusuf Kalla, setelah tahap pembersihan, langkah selanjutnya adalah pemulihan ekonomi masyarakat agar kehidupan dapat kembali berjalan normal.
"Intinya bagaimana ekonomi masyarakat bisa kembali normal. Itu yang akan menjadi proses jangka panjang," ujarnya.
Ia menekankan bahwa pemerintah memiliki peran penting dalam proses ini, terutama dalam memperbaiki lahan pertanian seperti sawah dan kebun yang menjadi sumber mata pencaharian warga.
Selain itu, Jusuf Kalla mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memperbaiki lingkungan dan memulai kembali aktivitas sehari-hari.
"Mari kita kerja sama memperbaiki lingkungan dan kembali beraktivitas," ajaknya.
Bantuan PMI untuk Masyarakat Terdampak
Dalam kunjungan tersebut, PMI menyalurkan berbagai jenis bantuan kepada masyarakat terdampak bencana.
Bantuan pendidikan berupa satu juta buku tulis dan buku bacaan telah disalurkan ke seluruh kabupaten beberapa hari sebelumnya.
PMI juga menyediakan bantuan kebutuhan pembersihan rumah dan lingkungan untuk mempercepat proses pemulihan.
Menjelang bulan Ramadan, PMI turut menyalurkan perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, dan kebutuhan keagamaan lainnya bagi warga.
- Penulis :
- Arian Mesa








