
Pantau - Anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Republik Randy Fine pada Senin, 12 Januari 2026, memperkenalkan rancangan undang-undang yang bertujuan mengesahkan aneksasi Greenland dan penerimaannya sebagai negara bagian Amerika Serikat.
Rancangan undang-undang tersebut diumumkan Randy Fine melalui media sosial X.
Rancangan itu diberi nama Undang-Undang Aneksasi dan Status Negara Bagian Greenland.
Randy Fine merupakan sekutu Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Isi dan Tujuan Rancangan Undang-Undang
Randy Fine menyatakan rancangan undang-undang tersebut akan memungkinkan presiden "untuk menemukan cara yang diperlukan untuk membawa Greenland ke dalam Serikat".
Ia juga menyampaikan, "Dengan mengakuisisi Greenland, kita akan mencegah musuh kita mengendalikan Wilayah Arktik dan mengamankan sayap utara kita dari Rusia dan China".
Rancangan undang-undang tersebut memberikan kewenangan kepada presiden Amerika Serikat untuk bernegosiasi dengan Denmark.
Negosiasi itu bertujuan untuk menganeksasi atau mengakuisisi Greenland sebagai wilayah Amerika Serikat.
Rancangan undang-undang tersebut juga mewajibkan pemerintah Amerika Serikat menyerahkan laporan kepada Kongres.
Laporan itu harus menguraikan perubahan hukum federal yang diperlukan guna mempercepat penerimaan Greenland sebagai negara bagian.
Pernyataan Trump dan Respons Denmark
Presiden Donald Trump pada Minggu, 11 Januari 2026, menyatakan bahwa Amerika Serikat harus "mengakuisisi" Greenland.
Trump mengatakan kepada wartawan, "Kita berbicara tentang akuisisi, bukan penyewaan, bukan kepemilikan jangka pendek. Kita berbicara tentang akuisisi. Jika kita tidak melakukannya, Rusia atau China akan melakukannya, dan itu tidak akan terjadi selama saya menjadi presiden".
Greenland merupakan wilayah otonom yang berada di dalam Kerajaan Denmark.
Pulau tersebut menarik minat Amerika Serikat karena posisinya yang strategis di kawasan Arktik serta memiliki sumber daya mineral yang melimpah.
Donald Trump sebelumnya menyebut kepemilikan Greenland sebagai "kebutuhan mutlak" bagi keamanan ekonomi Amerika Serikat dan menyamakannya dengan "kesepakatan properti besar".
Pemerintah Denmark dan pemerintah Greenland telah menolak seluruh usulan penjualan wilayah tersebut.
Denmark dan Greenland kembali menegaskan kedaulatan Denmark atas pulau Greenland.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dilaporkan akan bertemu dengan pejabat Denmark dan Greenland pada pekan ini.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








