
Pantau - Dinas Perhubungan DKI Jakarta kembali menghentikan sementara layanan kapal cepat penyeberangan dari Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, menuju sejumlah pulau di Kepulauan Seribu pada Rabu, 14 Januari 2026.
Penghentian layanan ini disampaikan Kepala Unit Pengelola Angkutan Perairan Dishub DKI Jakarta Muhamad Wildan Anwar di Jakarta.
Ia menyatakan layanan penyeberangan hingga hari ini masih belum berjalan.
Sejak Rabu pagi, kondisi cuaca dinilai belum kondusif untuk pelayaran menuju Kepulauan Seribu.
Dishub DKI Jakarta belum mengantongi izin berlayar dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Pelabuhan Muara Angke karena cuaca buruk dan pertimbangan keselamatan pelayaran.
Muhamad Wildan Anwar menegaskan kewenangan pelayaran berada di KSOP, sedangkan Dishub hanya sebagai operator layanan.
Sebelumnya, Dishub DKI Jakarta telah menghentikan sementara operasional kapal cepat sejak Senin, 12 Januari 2026.
Penghentian operasional tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan cuaca buruk yang ditandai curah hujan tinggi dan gelombang laut yang berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
Keputusan penghentian layanan mengacu pada data cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta belum diterbitkannya izin berlayar oleh KSOP Muara Angke.
Muhamad Wildan Anwar mengatakan "Keselamatan penumpang adalah prioritas utama", ungkapnya.
Dishub DKI Jakarta merinci empat lintasan utama kapal cepat yang sementara tidak beroperasi.
Lintasan pertama meliputi rute Muara Angke menuju Pulau Untung Jawa, Pulau Lancang, Pulau Payung, dan Pulau Tidung.
Lintasan kedua adalah Muara Angke menuju Pulau Untung Jawa, Pulau Pari, Pulau Panggang, dan Pulau Pramuka.
Lintasan ketiga melayani rute Muara Angke menuju Pulau Pari, Pulau Pramuka, dan Pulau Kelapa.
Lintasan keempat mencakup rute Muara Angke menuju Pulau Kelapa dan Pulau Sabira.
Dishub DKI Jakarta melakukan koordinasi intensif dengan KSOP Muara Angke terkait perkembangan cuaca dan keselamatan pelayaran.
Operasional kapal cepat akan dibuka kembali setelah izin berlayar diterbitkan dan kondisi cuaca dinyatakan aman.
- Penulis :
- Aditya Yohan







