Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Taruna KKP Diterjunkan ke Aceh dan Sumbar untuk Bantu Pemulihan Pascabencana

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Taruna KKP Diterjunkan ke Aceh dan Sumbar untuk Bantu Pemulihan Pascabencana
Foto: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri dalam Negeri Tito Karnavian melepas 1.142 taruna untuk membantu rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Aceh dan Sumatera di Jakarta, Rabu 14/1/2026 (sumber: ANTARA/Aria Ananda)

Pantau - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengerahkan 1.142 taruna untuk membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat.

Para taruna akan melaksanakan penugasan lapangan selama sekitar tiga bulan di berbagai titik yang telah ditentukan oleh Satuan Tugas percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

"Kami dari Kementerian Kelautan dan Perikanan mengirim 1.142 taruna ke wilayah daerah bencana di Aceh dan Sumatera Barat," ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Misi Kemanusiaan dan Pembelajaran Vokasi

Trenggono menjelaskan bahwa penugasan ini merupakan bagian dari pembelajaran vokasi bagi para taruna KKP yang akan dikonversi menjadi kredit akademik.

"Kita akan berikan juga sebagai satu kredit 8 SKS," ia mengungkapkan.

Para taruna yang diterjunkan berasal dari berbagai satuan pendidikan di bawah naungan KKP, antara lain Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Politeknik Kelautan dan Perikanan Karawang, Politeknik Kelautan dan Perikanan Sidoarjo, Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran, serta Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Ladong dan Pariaman.

Dalam pelaksanaannya, taruna akan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kemanusiaan seperti pembersihan lumpur, rehabilitasi lingkungan dan permukiman, rekonstruksi fasilitas umum, trauma healing, serta pendampingan psikososial masyarakat terdampak.

Kerja Sama Lintas Instansi dan Penguatan Kontribusi Sektor KP

Kegiatan ini dilaksanakan di bawah koordinasi Satuan Tugas penanganan bencana dan melibatkan kerja sama lintas instansi guna mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.

KKP menyatakan siap menambah personel jika Satuan Tugas membutuhkan tambahan tenaga di lapangan.

Trenggono menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kesehatan para taruna selama bertugas menjadi prioritas utama.

Ia juga menilai bahwa penugasan ini menjadi pengalaman pengabdian nyata bagi taruna, serta memperkuat kontribusi sektor kelautan dan perikanan dalam pemulihan pascabencana.

"Penugasan taruna ke lokasi bencana ini merupakan bagian dari proses pendidikan yang utuh di mana taruna belajar langsung tentang arti pengabdian, kerjasama lintas instansi, disiplin, empati dan keberanian untuk hadir di saat bangsa membutuhkan," ujarnya.

Penulis :
Arian Mesa