
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menggelar dialog terbuka bersama 1.200 guru besar, dekan, dan rektor dari bidang sosial humaniora berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta se-Indonesia di halaman tengah Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis pagi, 15 Januari 2026.
Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari agenda serupa yang sebelumnya digelar pada 13 Maret 2025, saat Presiden berdialog dengan mayoritas akademisi dari bidang STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika) di lokasi yang sama.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, menjelaskan bahwa pertemuan kali ini secara khusus difokuskan pada bidang sosial humaniora.
" Hari ini dikhususkan bagi bidang sosial humaniora. Jadi, kalau sebelumnya itu agak umum, dan juga ada kekhususan mungkin mengenai STEM, pada hari ini dikhususkan kepada bidang sosial humaniora. Jadi, kepada para saudara-saudara akademisi yang merasa mungkin agak khawatir bahwa sosial humaniora tidak diperhatikan, tidak benar. Justru, khusus hari ini, Bapak Presiden mengumpulkan sosial humaniora," ujar Stella.
Sesi Dialog Tertutup dan Kehadiran Ribuan Akademisi
Pertemuan yang dijadwalkan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB ini digelar secara tertutup dan dimulai dengan penyampaian taklimat langsung dari Presiden Prabowo.
Sesi dilanjutkan dengan dialog terbuka antara Presiden dan para akademisi.
" Kami tentu saja sangat gembira sekali bahwa Bapak Presiden sangat ingin berdialog langsung dengan kami, para akademisi," kata Prof. Stella.
Lebih dari seribu peserta telah hadir sejak pukul 07.30 WIB.
Sebagian peserta tampak mengenakan jas resmi lengkap dengan emblem universitas masing-masing, sementara lainnya mengenakan jas biasa.
Mayoritas peserta memasuki kompleks Istana melalui pintu di Jalan Majapahit dan diarahkan masuk dari arah belakang Istana Negara.
Sejumlah Pejabat Negara Turut Hadir
Selain Presiden Prabowo dan para akademisi, sejumlah pejabat negara juga turut hadir dalam acara ini, antara lain:
- Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo
- Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya
- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto
Kegiatan ini mencerminkan upaya pemerintah untuk mendekatkan diri dengan dunia akademik, khususnya di bidang sosial humaniora, sekaligus membuka ruang diskusi mengenai kontribusi ilmu sosial dalam pembangunan nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








