Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Wali Kota Eri Cahyadi Resmikan Lapangan Karanggayam sebagai Pusat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Surabaya

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Wali Kota Eri Cahyadi Resmikan Lapangan Karanggayam sebagai Pusat Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Surabaya
Foto: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau Lapangan Karanggayam, Surabaya (sumber: Pemkot Surabaya)

Pantau - Pemerintah Kota Surabaya resmi menjadikan Lapangan dan Wisma Karanggayam, yang terletak di samping Gelora 10 Nopember, sebagai pusat pembinaan sepak bola usia dini hingga remaja.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau langsung progres revitalisasi lapangan Karanggayam yang kini telah rampung direnovasi.

"Alhamdulillah (lapangan) Karanggayam yang dulu (seperti) hutan sudah berubah total, hari ini (pembangunan) lapangan selesai. Sehingga nanti Insya Allah kita tinggal melanjutkan (pembangunan) mess, dan nanti ada tambahan bangunan yang terkait ruang ganti pakaian, terus toilet yang ada di sebelahnya dari mess (wisma) tadi," ungkapnya.

Eri menegaskan bahwa Wisma Karanggayam tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga pusat pembinaan berjenjang yang berkelanjutan bagi para pemain muda.

"Jadi nanti Insya Allah kita mengingat bahwa Karanggayam ini bukan lagi tempat yang seperti kemarin, kayak hutan tidak terawat, tapi kita ingat bahwa Mess Karanggayam ini akan menjadi tempat pembinaan arek-arek Surabaya," ia mengungkapkan.

Pembinaan Berjenjang dari Liga Kampung hingga Coaching Clinic

Skema pembinaan akan dimulai dari seleksi pemain berprestasi di tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK melalui berbagai kompetisi yang digelar oleh Pemkot Surabaya.

Anak-anak terpilih kemudian akan dikumpulkan dan mendapatkan pelatihan intensif bersama pemain-pemain profesional dari Persebaya Surabaya.

"Jadi nanti anak yang di tingkat SD, SMP, SMA yang dia terbaik dari pertandingan-pertandingan yang kita lakukan, bisa kita kumpulkan di sini (Lapangan Karanggayam), lalu di-coaching clinic dengan pemain-pemain Persebaya," kata Eri.

Program ini dirancang agar pembinaan tidak berhenti di tingkat kampung, melainkan berlanjut secara sistematis dan terstruktur.

"Jadi mereka (anak-anak) tidak hanya terputus di Liga Kampung, tapi dari Liga Kampung, nanti kita akan lakukan itu antar kampung, yang dari Kampung lolos masuk ke mess (Karanggayam), yang masuk mess akan diberikan coaching clinic oleh Persebaya selama seminggu atau dua minggu," jelasnya.

Kolaborasi Pemkot dan Persebaya Jadi Kunci

Wali Kota Eri Cahyadi menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dengan Persebaya dalam membentuk mental dan semangat generasi muda.

"Sehingga talenta-talenta Surabaya ini akan muncul terus-menerus. Dan dengan kerjasama Persebaya, maka anak punya semangat, punya obsesi. (Misal) aku kalau (main sepak bola) enak, terus bisa masuk klub Persebaya, itu yang akan kita lakukan. Karena Persebaya dan Kota Surabaya tidak pernah bisa dilepaskan," tandasnya.

Melalui program ini, diharapkan Kota Surabaya mampu mencetak bibit unggul sepak bola yang berasal dari akar rumput dan memiliki jalur pembinaan yang jelas.

Penulis :
Leon Weldrick