Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Warga Padang Berangkat Haji ke Makkah dengan Jalan Kaki, Kemenhaj Ingatkan Soal Visa Resmi

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Warga Padang Berangkat Haji ke Makkah dengan Jalan Kaki, Kemenhaj Ingatkan Soal Visa Resmi
Foto: Ilustrasi. Jamaah haji dari berbagai negara melakukan Tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Minggu 15/6/2025 (sumber: ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

Pantau - Seorang warga Kota Padang bernama M. Alif memulai perjalanan ibadah haji ke Makkah dengan berjalan kaki pada Jumat, 16 Januari 2026, dari salah satu masjid di kawasan Pantai Padang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Sumatera Barat, M. Rifki, membenarkan informasi tersebut dan menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji meskipun dengan cara yang tidak biasa.

"Insyaa Allah mau berangkat ibadah haji dari Padang menuju Makkah dengan berjalan kaki," ungkap M. Alif saat dilepas dari masjid tempat ia memulai perjalanan.

Fenomena Lama, Namun Perlu Hati-Hati

Rifki menjelaskan bahwa fenomena warga Indonesia yang berjalan kaki atau bersepeda ke Tanah Suci bukanlah hal yang baru.

Sebelum pengelolaan ibadah haji dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Agama juga beberapa kali menjumpai kasus serupa.

Pada tahun 2024, Rifki mengaku pernah bertemu dengan seorang jamaah asal Indonesia yang tiba di Arab Saudi menggunakan sepeda.

Jamaah tersebut menghabiskan waktu sembilan bulan dalam perjalanannya, namun karena kedatangannya tidak bertepatan dengan musim haji, ia hanya dapat melaksanakan ibadah umrah.

Pentingnya Visa Resmi untuk Haji

Rifki mengingatkan agar masyarakat tetap mematuhi prosedur resmi dan berhati-hati terhadap potensi penipuan dalam pelaksanaan ibadah haji secara mandiri.

"Yang perlu diingat adalah semua orang yang ingin masuk ke Arab Saudi harus menggunakan visa haji," tegasnya.

Ia menekankan bahwa visa haji merupakan syarat mutlak bagi siapa pun yang ingin melaksanakan ibadah haji di Makkah.

Alif sendiri mengungkapkan bahwa niatnya berjalan kaki ke Makkah dilandasi oleh keinginan memperoleh haji yang mabrur melalui mujahadah, yakni berjuang secara fisik dan spiritual.

Penulis :
Leon Weldrick