Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Distribusi Air Bersih di Pulau Siau Pasca Banjir Bandang, Prajurit Kodam XIII/Merdeka dan Kementerian PU Bergerak Cepat

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Distribusi Air Bersih di Pulau Siau Pasca Banjir Bandang, Prajurit Kodam XIII/Merdeka dan Kementerian PU Bergerak Cepat
Foto: (Sumber: Prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang tergabung dalam satuan penanggulangan bencana kembali mendistribusikan air bersih kepada masyarakat terdampak bencana di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulut. ANTARA/HO-Kodam XIII/Merdeka.)

Pantau - Prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama jajaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir bandang di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

Air bersih disalurkan secara langsung kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang.

Selain itu, pasokan air bersih juga digunakan untuk mengisi beberapa stasiun air bersih yang telah disiapkan oleh Kementerian PU di beberapa titik, termasuk di Kampung Bahu dan Kampung Laghaeng.

"Distribusi air bersih ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya untuk keperluan konsumsi, memasak, serta menjaga kebersihan dan kesehatan di tengah keterbatasan pascabencana," ungkap salah satu petugas dari Kementerian PU.

Kolaborasi TNI dan Kementerian PU Wujudkan Kehadiran Negara

Sinergi antara prajurit Kodam XIII/Merdeka dan Kementerian PU menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

Dalam pelaksanaannya, prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama petugas Kementerian PU dan warga setempat bergotong royong untuk memastikan distribusi air berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran.

Selain menyalurkan air bersih, prajurit juga membantu mengatur antrean dan memberikan imbauan kepada warga agar memanfaatkan air secara tertib dan merata.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya terpadu penanggulangan bencana oleh Kodam XIII/Merdeka dan instansi terkait guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat.

"Masyarakat menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian serta kehadiran Prajurit Kodam XIII/Merdeka bersama Kementerian PU yang senantiasa hadir membantu kesulitan rakyat, sejalan dengan jati diri TNI sebagai prajurit milik rakyat," ungkap salah satu warga Pulau Siau.

Banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada Senin, 5 Januari 2026, menyebabkan 17 warga meninggal dunia, dua orang masih dinyatakan hilang, dan kerusakan rumah-rumah mulai dari ringan hingga berat, termasuk beberapa rumah yang hanyut terbawa arus.

Penulis :
Gerry Eka