Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Indonesia-Jepang Gelar Temu Bisnis untuk Perluas Aktivitas Perdagangan Bilateral

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Indonesia-Jepang Gelar Temu Bisnis untuk Perluas Aktivitas Perdagangan Bilateral
Foto: (Sumber: Para perwakilan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang (JETRO) Jakarta berfoto bersama di sela acara temu bisnis di Kantor Kemendag RI, Jakarta, Selasa (20/1/2026). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira).)

Pantau - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan menggelar temu bisnis bersama Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang Jakarta guna mendukung perluasan aktivitas perdagangan antara Indonesia dan Jepang.

Kegiatan temu bisnis tersebut diselenggarakan di Kantor Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Jakarta dan mempertemukan perwakilan perusahaan serta peritel Jepang di Indonesia dengan produk lokal Indonesia.

Direktur Jenderal Direktorat Promosi Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi menyampaikan ajakan kolaborasi kepada mitra Jepang dalam kegiatan tersebut.

“Pada kesempatan ini kami mengajak partner atau mitra dari Jepang untuk bisa lebih berkolaborasi dengan para supplier kita di Indonesia supaya bisa bekerja sama lebih erat dan mengangkat sejumlah sektor perdagangan kita ini menjadi supplier bagi dunia,” ungkapnya.

Ia menyampaikan bahwa temu bisnis ini juga bertujuan mempertemukan perusahaan lokal Indonesia yang dibutuhkan oleh perusahaan Jepang sesuai kategori yang diinginkan.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk menciptakan keseimbangan antara penjualan produk lokal Indonesia dan produk impor.

Upaya ini sekaligus ditujukan agar produk lokal Indonesia yang berkualitas ekspor dapat menembus pasar luar negeri.

Dukungan kerja sama dalam temu bisnis ini dilakukan melalui kunjungan langsung mitra Jepang ke ruang pameran produk lokal Indonesia.

Kementerian Perdagangan juga menyediakan basis data daftar perusahaan lokal Indonesia untuk memudahkan penjajakan kerja sama.

Sejumlah sektor perdagangan menjadi fokus utama dalam kegiatan ini, di antaranya furnitur dan peralatan rumah tangga.

Fokus lainnya mencakup sektor perawatan tubuh serta kosmetik atau kecantikan.

“Selain sektor otomotif kita melihat masih banyak potensi di sektor lainnya seperti sektor furnitur, home living, wellness, body care, and beauty yang merupakan potensi yang bisa kita kembangkan juga seperti sektor otomotif tadi untuk menjadi lebih besar secara bersama-sama,” ia mengungkapkan.

Kegiatan temu bisnis ini mencerminkan upaya pemerintah dalam mendorong penguatan perdagangan bilateral Indonesia dan Jepang.

Penulis :
Aditya Yohan