Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

PLN Gratiskan Listrik 6 Bulan untuk Korban Banjir di Aceh, Sumbar, dan Sumut

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

PLN Gratiskan Listrik 6 Bulan untuk Korban Banjir di Aceh, Sumbar, dan Sumut
Foto: Dirut PLN Darmawan Prasodjo memberi keterangan terkait pemulihan kelistrikan di daerah bencana Sumatera saat temu pers di Aceh Tamiang, Rabu 31/12/2025 (sumber: ANTARA/Dede Harison)

Pantau - PT PLN (Persero) memberikan listrik gratis selama enam bulan bagi korban banjir yang tinggal di hunian sementara (Huntara) di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Kebijakan ini diumumkan langsung oleh Direktur Utama PT PLN, Darmawan Prasodjo, dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di Jakarta pada Rabu.

Fasilitas Listrik Gratis untuk Huntara

Layanan listrik gratis yang diberikan mencakup pemasangan instalasi listrik, kWh meter, penerangan jalan umum, dan penerangan fasilitas umum.

"Pemasangan instalasi listrik dan kWh meternya juga menjadi bagian dari tanggung jawab PLN," ungkap Darmawan.

PLN juga menyediakan paket pemasangan baru multiguna secara gratis khusus untuk Huntara.

Pembangunan infrastruktur kelistrikan seperti jaringan listrik, gardu distribusi, dan kWh meter pun dipercepat.

Tujuannya agar aliran listrik dapat langsung menyala saat hunian sementara selesai dibangun.

"Ini menjadi bagian dari pengabdian kami untuk pemulihan di Aceh," ia mengungkapkan.

Status Pemulihan Listrik di Tiga Provinsi

Pemulihan listrik di Sumatera Barat telah selesai sepenuhnya sejak 23 Desember 2025.

Sebanyak 1.265 desa yang terdampak banjir di provinsi tersebut sudah kembali mendapatkan pasokan listrik.

Di Sumatera Utara, dari total 6.223 desa terdampak, sebanyak 99,97 persen telah pulih.

Saat ini, hanya tersisa dua desa di Tapanuli Utara yang masih padam karena banjir susulan.

Berbeda dengan dua provinsi lainnya, Aceh masih menghadapi tantangan berat dalam pemulihan sistem kelistrikan.

PLN mencatat total 66 tower transmisi mengalami kerusakan, dengan rincian 19 tower roboh dan 47 lainnya mengalami deformasi.

"Perbaikan sistem kelistrikan di Aceh juga terkendala karena akses jalan yang masih terisolir," jelas Darmawan.

Dari sekitar 6.500 desa di Aceh, masih terdapat 60 desa atau kurang dari 1 persen yang belum teraliri listrik.

Desa-desa tersebut tersebar di beberapa kabupaten, yaitu: Aceh Barat (1 desa), Aceh Tamiang (6 desa), Aceh Timur (3 desa), Aceh Utara (1 desa), Bireun (1 desa), Bener Meriah (12 desa), Gayo Lues (7 desa), dan Aceh Tengah (29 desa).

Penulis :
Arian Mesa