Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

ITDC Produksi Air Bersih dari Laut di Nusa Dua Bali, Gunakan Teknologi SWRO untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

ITDC Produksi Air Bersih dari Laut di Nusa Dua Bali, Gunakan Teknologi SWRO untuk Dukung Pariwisata Berkelanjutan
Foto: (Sumber: ITDC memanfaatkan teknologi pengolahan air laut menjadi air bersih di kawasan pengelolaan the Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali. ANTARA/HO-ITDC.)

Pantau - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), bagian dari holding BUMN InJourney, berhasil memproduksi 331 ribu meter kubik air bersih dari pengolahan air laut selama tiga bulan terakhir di kawasan the Nusa Dua, Bali.

"Saat beroperasi penuh kapasitas produksi hingga 1,31 juta meter kubik per tahun", kata Direktur Operasi ITDC Troy Warokka di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali.

ITDC menggunakan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) untuk mengubah air laut menjadi air bersih yang layak dikonsumsi.

Kurangi Ketergantungan Air Tanah, Perkuat Ketahanan Lingkungan

Teknologi SWRO bekerja dengan memanfaatkan tekanan osmotik untuk memisahkan garam dari air laut, menghasilkan air bersih secara efisien dan berkelanjutan.

Pemanfaatan teknologi ini dinilai sangat penting di wilayah pesisir seperti Nusa Dua, yang berkembang sebagai destinasi wisata dan menghadapi keterbatasan sumber air tawar.

Penggunaan SWRO diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap air tanah, memperkuat ketahanan lingkungan, serta mendukung pengembangan kawasan pariwisata hijau yang ramah lingkungan.

Langkah ini juga berkontribusi terhadap peningkatan ketahanan air kawasan, mengurangi risiko kelangkaan air akibat perubahan iklim, dan menjamin keberlanjutan operasional sektor pariwisata.

ITDC melalui anak usahanya menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang memperoleh izin resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk mengolah air laut menjadi air layak konsumsi menggunakan teknologi modern.

Pasokan Stabil untuk Hotel dan Vila di Kawasan Premium

Fasilitas pengolahan air laut milik ITDC memastikan ketersediaan pasokan air bersih yang stabil, terutama bagi hotel dan vila di kawasan pariwisata premium the Nusa Dua.

Kawasan ini memiliki luas sekitar 350 hektare dan mencakup 5.485 kamar yang tersebar di 22 hotel bintang lima serta vila mewah di Kabupaten Badung, Bali.

Inovasi ini menunjukkan komitmen ITDC dalam menjaga keberlanjutan dan kualitas layanan di sektor pariwisata nasional.

Penulis :
Aditya Yohan