Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat hingga Ekstrem

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat hingga Ekstrem
Foto: (Sumber: Warga membantu pengendara sepeda motor yang mogok saat menerobos banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Kamis (22/1/2026). Banjir setinggi 50-60 cm akibat hujan berintensitas tinggi serta buruknya sistem drainase tersebut membuat sejumlah kendaraan mogok dan lalu lintas terganggu. ANTARA FOTO/Ika Maryani/tom..)

Pantau - BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan melanda wilayah Jakarta hingga 24 Januari 2026.

Potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem diperkirakan terjadi pada 22–23 Januari 2026, sementara hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat masih berlanjut pada 24 Januari 2026.

Potensi Dampak Hidrometeorologi

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji menyampaikan kondisi cuaca tersebut berpotensi menimbulkan dampak hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta.

Dampak yang mungkin terjadi antara lain genangan air hingga banjir di sejumlah wilayah Jakarta.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan selama periode cuaca ekstrem.

Imbauan Kesiapsiagaan untuk Warga

Imbauan tersebut terutama ditujukan kepada warga yang tinggal di daerah rawan banjir dan wilayah dengan sistem drainase terbatas.

Masyarakat diminta menyiapkan langkah antisipasi seperti membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar rumah.

Warga juga disarankan menyiapkan tas siaga bencana guna menghadapi kemungkinan kondisi darurat.

BPBD DKI Jakarta meminta masyarakat rutin memantau tinggi muka air serta informasi banjir melalui kanal resmi seperti situs pantau banjir Jakarta dan aplikasi JAKI.

Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan Jakarta Siaga melalui nomor 112.

BPBD DKI Jakarta bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan dan meningkatkan kesiapsiagaan untuk merespons cepat potensi kejadian akibat cuaca ekstrem.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan warga Jakarta.

Penulis :
Ahmad Yusuf