Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kapolres Jaksel Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Mampang, Ketinggian Air Capai 55 Cm

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kapolres Jaksel Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Mampang, Ketinggian Air Capai 55 Cm
Foto: (Sumber: Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol. I Putu Yuni Setiawan memberikan keterangan kepada wartawan di Pondok Karya, Jakarta, Jumat (23/1/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri.)

Pantau - Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Polisi I Putu Yuni Setiawan, turun langsung membantu proses evakuasi warga terdampak banjir setinggi 55 sentimeter di kawasan Pondok Karya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Evakuasi dilakukan bersama jajaran Polres Metro Jakarta Selatan, Muspika, pihak kecamatan, kelurahan, serta Danramil.

Warga Masih Bertahan, Air Berangsur Surut

Kapolres meninjau langsung lokasi banjir dan memastikan kondisi air mulai menurun.

"Kita meninjau ke dalam, ketinggian air sudah terus berangsur-angsur surut atau turun. Sekarang saat ini sudah ada di ketinggian 55 cm," ungkapnya.

Sebelumnya, ketinggian air sempat mendekati satu meter.

Ia berharap hujan tidak kembali turun agar air segera surut, mengingat saluran air di kawasan tersebut terpantau lancar.

"Mudah-mudahan tidak ditambah lagi diguyur hujan sehingga itu akan terus turun karena aliran air itu lancar, tidak tersumbat dan menggenang," tambahnya.

Hingga Jumat pagi pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 32 kepala keluarga terdampak di wilayah tersebut.

Meski demikian, tidak ada warga yang mengungsi karena banjir sudah menjadi kejadian rutin, dan mayoritas warga memilih bertahan di rumah.

Di posko terpadu, disiagakan petugas dan perahu untuk proses evakuasi apabila diperlukan.

Imbauan dan Data Wilayah Terdampak di Jakarta Selatan

Polres Metro Jakarta Selatan mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan dan segera menghubungi pihak keamanan jika membutuhkan bantuan.

“Kemudian untuk selama banjir, ini bisa menghubungi kita pihak keamanan, misalnya untuk keluar atau masuk,” ujar Kapolres.

Sementara itu, data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 08.00 WIB mencatat terdapat 125 RT dan 14 ruas jalan yang tergenang banjir.

Di Jakarta Selatan, tercatat 55 RT terdampak, dengan rincian sebagai berikut:

  • Kelurahan Pondok Labu: 1 RT, ketinggian 20 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
  • Kelurahan Petogogan: 26 RT, ketinggian 30 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
  • Kelurahan Cipulir: 1 RT, ketinggian 90 cm, penyebab curah hujan tinggi
  • Kelurahan Pondok Pinang: 4 RT, ketinggian 50 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan
  • Kelurahan Pela Mampang: 9 RT, ketinggian 75 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Mampang
  • Kelurahan Duren Tiga: 1 RT, ketinggian 40 cm, penyebab curah hujan tinggi
  • Kelurahan Cilandak Timur: 2 RT, ketinggian 50 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut
  • Kelurahan Pejaten Timur: 3 RT, ketinggian 50 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung
  • Kelurahan Ulujami: 8 RT, ketinggian 70 cm, penyebab curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan

Upaya mitigasi dan pemantauan masih terus dilakukan untuk mengantisipasi banjir susulan di wilayah terdampak.

Penulis :
Aditya Yohan