
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sukses melaksanakan panen raya Program Lumbung Pangan di Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Panen raya ini merupakan bagian dari Program Lumbung Pangan Polewali Mandar dan menjadi lokasi ke-12 dari total 16 titik Program Lumbung Pangan Padi yang dikembangkan Baznas RI di berbagai daerah.
Kegiatan ini melibatkan 66 kepala keluarga petani dari kalangan mustahik binaan Baznas, dengan total luas lahan panen mencapai 60 hektare.
Peningkatan hasil panen tercatat signifikan, dengan potensi pendapatan mencapai Rp42.000.000 per hektare, meningkat dari kisaran sebelumnya sebesar Rp29.000.000 hingga Rp31.000.000 per hektare.
Pendampingan Intensif Tingkatkan Hasil dan Kapasitas Petani
Deputi II Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Imdadun Rahmat, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras dan pendampingan intensif yang dilakukan Baznas.
"Alhamdulillah, kita dapat melaksanakan panen raya. Ini menunjukkan bahwa setiap ikhtiar yang kita lakukan membuahkan hasil," ungkapnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.
Ia menambahkan, "Peningkatan tersebut didukung pendampingan intensif untuk memperkuat kapasitas dan keterampilan petani."
Imdadun juga menegaskan bahwa Program Lumbung Pangan tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dalam penyaluran zakat secara produktif dan berkelanjutan.
Program ini dijalankan melalui skema pemberdayaan, peningkatan kesejahteraan, dan penguatan ekonomi umat.
Pemerintah Daerah Dukung Penuh Program Lumbung Pangan
Imdadun turut mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar dalam mendampingi pelaksanaan program ini.
Ia menilai bahwa keterlibatan pemerintah daerah sangat penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.
"Harapannya, program ini benar-benar berbuah, menjadi sarana pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan umat, sekaligus alat pemerataan ekonomi. Inilah mandat undang-undang kepada Baznas," ia mengungkapkan.
Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan program tersebut.
Menurutnya, Program Lumbung Pangan sejalan dengan arah pembangunan daerah serta kebijakan nasional dalam sektor ketahanan pangan.
Ia menekankan bahwa sektor pertanian merupakan penggerak utama perekonomian di Polewali Mandar.
Karena itu, kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Baznas dinilai sebagai bentuk sinergi yang efektif, terlebih di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
"Pengelolaan zakat yang profesional terbukti mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat," katanya.
- Penulis :
- Shila Glorya







