Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bogor Kembangkan Peternakan Ayam Petelur Berbasis LPM untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bogor Kembangkan Peternakan Ayam Petelur Berbasis LPM untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Foto: (Sumber: Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin menyerahkan 80 ekor ayam petelur kepada delapan Ketua LPM se-Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkot Bogor.)

Pantau - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, mengembangkan program peternakan ayam petelur berbasis Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Kecamatan Bogor Utara guna mendukung pasokan bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyerahkan 80 ekor ayam petelur kepada delapan Ketua LPM se-Kecamatan Bogor Utara.

Ayam-ayam tersebut akan dikelola langsung oleh masing-masing LPM dan dikembangkan secara bertahap sesuai kapasitas wilayahnya.

Hasil produksi telur dari peternakan ini akan disalurkan ke dapur MBG melalui Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP).

"Nanti lewat Koperasi Kelurahan Merah Putih. Satu kandang berisi 10 ekor ayam petelur, di mana hasilnya akan disalurkan ke dapur MBG", ungkap Jenal.

Ia menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan program ini tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor.

"Ini sama sekali tanpa APBD. Harapannya bisa memancing masyarakat lain atau pihak swasta untuk ikut terlibat", ujarnya.

Dorong Partisipasi Masyarakat dan Tumbuhkan Ekonomi Lokal

Program ini diharapkan menjadi pemicu partisipasi masyarakat dan pihak swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility atau CSR).

Menurut Jenal, pengembangan peternakan ayam petelur di tingkat kelurahan memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama kelompok ekonomi bawah.

Selain itu, program ini juga membuka peluang terciptanya lapangan kerja baru di wilayah perkotaan.

Jenal meminta para Ketua LPM untuk memahami terlebih dahulu siklus produksi telur harian sebelum melakukan perluasan skala usaha.

Langkah ini penting agar program berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi warga.

"Peluang di depan mata, jangan sampai kita hanya jadi penonton. Ini karpet merah untuk warga Kota Bogor", tegasnya.

Model Pemberdayaan Terintegrasi dengan Gizi Masyarakat

Camat Bogor Utara, Riki Robiansah, menyatakan bahwa inisiatif ini perlu disambut serius oleh seluruh LPM di wilayahnya.

Ia menilai bahwa keberhasilan program ini akan menciptakan perputaran ekonomi yang produktif di tingkat wilayah.

Riki berharap program peternakan ayam petelur ini menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang terintegrasi dengan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui MBG.

Penulis :
Ahmad Yusuf