Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Baznas Evakuasi Ibu Hamil Terjebak Banjir di Karawang dengan Perahu Karet

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Baznas Evakuasi Ibu Hamil Terjebak Banjir di Karawang dengan Perahu Karet
Foto: (Sumber: Tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) mengevakuasi ibu hamil yang hendak melahirkan di Dusun Tegal Luhur, Desa Sukamakmur, Kec. Telukjambe Timur, Kab. Karawang, Jawa Barat. ANTARA/HO-Baznas RI)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional melalui Tim Baznas Tanggap Bencana berhasil mengevakuasi seorang ibu hamil yang terjebak banjir dan hendak melahirkan di Dusun Tegal Luhur, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Evakuasi dilakukan terhadap Siti Nurjanah, 22 tahun, oleh Tim Baznas Tanggap Bencana dengan menggunakan perahu karet karena wilayah tersebut terendam banjir.

Setelah berhasil dievakuasi, Siti Nurjanah langsung dibawa ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan pertolongan medis dan menjalani proses persalinan.

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan menyampaikan keterangan di Jakarta pada hari Senin terkait proses evakuasi tersebut.

Saidah Sakwan menegaskan bahwa ibu hamil, lanjut usia, dan anak-anak merupakan kelompok rentan yang harus diprioritaskan dalam situasi bencana seperti banjir.

Ia mengungkapkan, "Semoga persalinannya lancar, ibu dan anaknya selamat dan semoga bencana banjir ini juga segera surut sehingga masyarakat Karawang bisa kembali ke rumah dan melanjutkan aktivitasnya."

Kehadiran Tim Baznas Tanggap Bencana di lokasi banjir disebut sebagai bentuk komitmen Baznas untuk cepat tanggap dan menjadi pihak pertama yang menjangkau masyarakat terdampak musibah.

Selain mengevakuasi ibu hamil, tim juga melakukan evakuasi terhadap warga lain yang berada di lokasi terdampak banjir.

Baznas melakukan pemantauan secara intensif terhadap perkembangan situasi banjir di lapangan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Tim Baznas Tanggap Bencana masih bersiaga di lokasi bencana untuk memantau kondisi cuaca dan ketinggian air.

Saidah Sakwan menyampaikan, "Tim masih bersiaga di lokasi untuk memantau perkembangan cuaca dan kondisi banjir. Jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi, tim siap melakukan tindakan lanjutan."

Baznas juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait agar penanganan banjir dapat berjalan secara efektif dan terintegrasi.

Masyarakat di wilayah terdampak banjir diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Saidah Sakwan menegaskan komitmen Baznas dengan mengatakan, "Kami berkomitmen untuk terus memperkuat respons cepat dan kesiapsiagaan kebencanaan melalui Baznas Tanggap Bencana sebagai bagian dari pemanfaatan zakat untuk misi kemanusiaan dan perlindungan masyarakat. Kami berharap musibah banjir ini tidak berdampak luas atau bahkan memunculkan mustahik-mustahik baru."

Penulis :
Aditya Yohan