
Pantau - Komisi I DPR RI menggelar rapat tertutup dengan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, serta jajaran TNI di kompleks parlemen, Jakarta, pada hari Senin.
Rapat tersebut membahas rencana kerja Kementerian Pertahanan dan TNI untuk tahun 2026 serta capaian kinerja selama tahun 2025.
Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menjelaskan bahwa rapat digelar secara tertutup karena membahas hal-hal yang sangat penting dan strategis terkait kebijakan negara.
Utut Adianto menegaskan bahwa informasi yang dibahas dalam rapat tersebut tidak untuk konsumsi publik secara luas.
Saat membuka rapat, Utut Adianto menyampaikan, “Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, dengan ini rapat kami nyatakan dibuka dan tertutup untuk umum.”
Dalam rapat tersebut hadir seluruh kepala staf TNI, yakni Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Tonny Harjono, dan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali.
Utut Adianto menyampaikan bahwa sebanyak 29 anggota Komisi I DPR RI hadir dalam rapat tersebut.
Kehadiran anggota Komisi I DPR RI tersebut mewakili seluruh fraksi partai politik di DPR RI sehingga rapat dinyatakan memenuhi syarat kuorum.
Dengan status rapat tertutup, seluruh pihak selain undangan resmi dilarang berada di dalam ruang rapat.
Pihak yang diperbolehkan berada di ruang rapat hanya anggota DPR RI, jajaran TNI, serta pegawai Kementerian Pertahanan.
Konsekuensi dari rapat tertutup tersebut adalah pembahasan rapat tidak dapat dipantau secara langsung oleh publik.
Rapat kerja ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan serta pembahasan kebijakan strategis pertahanan oleh Komisi I DPR RI.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan








